Home » Hukum » Bebas, Yance pun Berurai Air Mata

Bebas, Yance pun Berurai Air Mata

jabartoday.com/net

jabartoday.com/net

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Suasana persidangan dugaan korupsi yang melibatkan mantan Bupati Indramayu, Irianto MS Syaifuddin, di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan Martadinata, Senin (1/6), berakhir sudah. Dalam persidangan, majelis hakim menolak seluruh dakwaan dan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) terhadap Yance. Majelis hakim menilai Yance tidak terbukti melakukan mark up dalam pengayaan lahan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sumuradem, Kabupaten Indramayu.

“Kami menyatakan, terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan primer dan dakwaan subsidair. Membebaskan terdakwa dan namanya dari semua dakwaan tersebut,” tandas Marudut dalam amar putusannya.

Beberapa saat setelah amar putusan, Yance, sapaan akrab mantan orang nomor satu di Indramayu itu menangis bahagia. Uraian air mata membahasi pipinya. Namun, Yance tidak berkomentar sedikit pun tentang vonis bebas majelis hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) tersebut. Pasalnya, Ketua DPD Partai Golkar Jabar tersebut langsung dibawa petugas ke Rumah Tahanan (Rutan) Kebonwaru, Jalan Jakarta, usai persidangan, guna melakukan proses pembebasasnnya.

Kebahagiaan pun tidak hanya dirasakan Yance. Para pendukung Yance yang menghadiri persidangan langsung melakukan sujud syukur. Terdengar teriakan takbir. Mereka pun memekikkan nama Yance.

Dalam persidangan sebelumnya, jaksa penuntu umum (JPU) mengajukan penuntutan berupa hukuman selama 18 bulan serta denda Rp 200 juta kepada Yance. Jaksa menilai, Yance bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana tercantum dalam Pasal 3 jo. Pasal 18 UU No 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (ADR)

Komentar

komentar