Home » Headline » Mantan Bupati Indramayu Itu pun Bebas

Mantan Bupati Indramayu Itu pun Bebas

Cagub Irianto MS Syafiuddin

 Irianto MS Syafiuddin

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Setelah melalui berbagai proses persidangan, akhirnya, mantan Bupati Indramayu, Irianto MS Syaifuddin, bernafas lega. Bagaimana tidak, Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung yang diketuai Marudut Bakara, dalam persidangan Senin (1/6) di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan Martadinata Bandung, memutuskan untuk memberi vonis bebas bagi Yance, sapaan akrab mantan bupati itu.

Dalam persidangan, majelis hakim menolak seluruh dakwaan dan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) terhadap Yance. Majelis hakim menilai Yance tidak terbukti melakukan mark up dalam pengayaan lahan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sumuradem, Kabupaten Indramayu.

“Kami menyatakan, terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan primer dan dakwaan subsidair. Membebaskan terdakwa dan namanya dari semua dakwaan tersebut,” tandas Marudut dalam amar putusannya.

Selain itu, majelis hakim pun meminta jaksa supaya membebaskan terdakwa dari tahanan. Hal lainnya, majelis hakim pun meminta jaksa memulihkan hak terdakwa, baik dalam hal kemampuan, kedudukan, termasuk harkat martabatnya.

Sebelumnya, JPU menyangkakan Yance melakukan tindak pidana yang tercantum dalam Pasal 2 dan 3 UU No 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 18 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Namun, pada akhirnya, Yance mendapat vonis bebas karena majelis hakim menganggap dakwaan tersebut tidak terbukti.

Menanggapi putusan tersebut, Ian Iskandar, selaku kuasa hukum Yance, menilai hakim memutuskan sebuah putusan yang adil dan sesuai fakta persidangan. Diutarakan, selama persidangan, tidak ada satu pun saksi, yang satu di antaranya, adalah Jusuf Kalla (JK), tidak memberatkan Yance. “Apa yang dilakukan klien saya adalah untuk melaksanakan instruksi Pak JK,” ucap Ian.

Politisi senior Partai Golkar, Popong Otje Djundjunan, juga merespon positif putusan majelis hakim. Dia berpendapat, , Tuhan selalu memberikan yang terbaik bagi umat-Nya. Menurutnya, sesama kader Partai Golkar, terlepas salah atau benar, apa yang dilakukan rekannya itu, kemudian, terbukti bersalah atau tidak, tetap harus seetia kawan.

Sementara itu, JPU pikir-pikir atas putusan majelis hakim tersebut. Meski demikian, tim jaksa berencana untuk melakukan langkah hukum selanjutnya menanggapi vonis bebas murni Yance. Di antaranya, kata Koordinator JPU Kejaksaan Agung, Sarjono, mengajukan kasasi kepada Mahkamah Agung.  (ADR)

Komentar

komentar