Home » Hukum » Langgar Lingkungan Hidup, Polisi Periksa Lima Perusahaan Tambang

Langgar Lingkungan Hidup, Polisi Periksa Lima Perusahaan Tambang

Polda_JabarJABARTODAY.COM – BANDUNG

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Barat telah memeriksa lima perusahaan tambang pasir besi yang beroperasi di wilayah Tasikmalaya, Garut, dan Cianjur.

Kelima perusahaan tersebut adalah PT. TM, CV. ASAM, CV. KS, PDUP Kabupaten Tasikmalaya yang masing-masing berlokasi di Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, serta PT CKM di Sindang Barang, Kabupaten Cianjur.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, polisi meningkatkan status ke proses penyidikan dan menetapkan empat tersangka, yakni ZNW, Direktur PT. TM; MF, Direktur CV. ASAM; KU, Direktur CV. KSL; DE Direktur PT. CKM. Sementara terhadap PDUP Kabupaten Tasikmalaya, Polda Jabar masih akan melakukan gelar perkara untuk peningkatan status.

“Dari hasil pemeriksaan terdapat dugaan pelanggaran terhadap UU No 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara serta UU No 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang ancaman hukumannya 10 tahun penjara serta denda Rp 10 miliar,” ujar Direktur Reskrimsus Polda Jabar, Komisaris Besar Wirdhan Deny, Rabu (10/9/2014).

Selain tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti, yakni lima excavator, empat unit loader, lima unit separator, dua unit genset, konsentrat pasir besi seberat 8.508,24 ton, 1.000 ton raw material, serta dokumen kelengkapan perjalanan dan pengiriman konsentrat pasir besi dari Tasikmalaya ke Cilacap, Jawa Tengah. (VIL)

Komentar

komentar