Heryawan: Ketahanan Pangan Harus Dipertahankan

  • Whatsapp
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (DOK JABARTODAY.COM)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

 

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan perlunya secara konsisten melakukan upaya menjaga ketahanan pangan. Ya, meski diakui bahwa tantangan membangun ketahanan pangan ke depan cukup kompleks. Komplekasitas itu, sambung Heryawan, terkait pertambahan jumlah penduduk yang berdampak pada semakin meningkatnya kebutuhan pangan.

 

“Tentu selain masalah jumlah penduduk, juga ada faktor penghambat lainnya. Dampak pemanasan global dan alih fungsi lahan pertanian menjadi nonpertanian mengakibatkan menurunnya daya dukung lahan dan kapasitas lingkungan,” kata Heryawan saat memimpin Apel Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-32 di Halaman Gedung Sate, Jalan Diponegoro No 22, Bandung, Jumat (12/10) pagi.

 

“Bumi Jawa Barat dianugerahi siraman air dari langit sebanyak 81 miliar meter kubik per tahun. Untuk itu, pemanfaatannya harus dioptimalkan. Jangan sampai saat kemarau kekeringan namun saat penghujan kebanjiran. Semua air yang jatuh harus bermanfaat, khususnya bagi kelangsungan ketersediaan pangan,” sambung Gubernur.

 

Sejalan dengan hal itu, Heryawan menekankan pentingnya pembangunan sejumlah bendungan dan penampungan air. Juga perlunya menjaga keseimbangan alam melalui rehabilitasi hutan dan menjaga kawasan hijau. Dengan demikian, diharapkan ketahanan pangan di Jawa Barat dapat terus dipertahankan.

 

Lebih dari itu, Heryawan menuturkan perlunya upaya penganekaragaman produk pangan olahan nonberas dan nonterigu sebagai bentuk kegiatan ketahanan pangan. Apalagi, Jawa Barat dilimpahkan kekayaan sumber daya alam cukup banyak dengan aneka ragam hayati, baik flora maupun fauna. Sehingga sejatinya, kawasan Jawa Barat terhindar dari kekurangan bahan pangan apalagi gizi buruk.

 

Khusus capaian produksi gabah sebagai komoditi pokok, terang Heryawan, Jabar telah mampu mencapai kisaran 11 juta ton. Dengan hasil tersebut menempatkan Jawa Barat sebagai produsen beras terbesar nasional. Jabar mampu berkontribusi secara signifikan terhadap Program Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia.

 

Dalam laporannya Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Barat Diden Trisnadi menyampaikan sejumlah hal. Antara lain terkait dengan rangkaian pelaksanaan kegiatan HPS Tingkat Provinsi Jawa Barat, antara lain: kegiatan penilaian penghargaan, lomba makanan olahan, pencanangan gerakan minum susu dan telor, gerakan makan buah lokal, pameran pangan olahan nonberas dan nonterigu, dan demonstrasi masak berbahan baku nonberas dan nonterigu.

 

Sementara itu, Pemprov Jabar bakal menggelar Pekan Olahraga Pemerintah Daerah (Porpemda) 2012 di Kabupaten Kuningan mulai 16 hingga 19 Oktober 2012. Pada hajat tersebut, Kontingen Pemprov Jabar mengirim 220 orang, terdiri atas 165 atlet/pelatih/manajer dan 55 pembina/tenaga pendukung. Adapun cabang olahraga (Cabor) yang diikuti sebanyak 11cabang, yakni; bola basket, futsal, bola volley, catur senam, gerak jalan, golf, tenis lapangan, tenis meja, bulutangkis, dan biliar.(HUMAS PEMPROV JABAR/NJP)

Berita Terkait