Heryawan Akan Evaluasi CFD

(infofoc)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan akan mengevaluasi kembali penyelenggaraan Car Free Day (CFD) di Bandung. Hal itu dikarenakan kegiatan ekonomi, cenderung tak mendapat sentuhan manajemen. Menurut Heryawan, bila kondisi ini berlangsung terus, maka CFD Bandung bakal berubah semrawut.

“Nanti kita akan evaluasi. Car Free Day Bandung harus tetap terjaga, terlebih lagi turis mancanegara¬† mulai melirik ajang ini,” ujar Heryawan.

Pemerintah Kota Bandung menginisiasi jalur CFD sekitar tiga tahun lalu. Kini lokasinya di Jl. Ir. H. Djuanda, Dago, dan Buahbatu. Seperti halnya di Surabaya, kota pertama yang memiliki jalur CFD, program ini dimaksudkan untuk mengurangi tingkat polusi udara.

Dimulai pagi buta hingga menjelang siang, jalan lengang CFD sontak menjadi area publik. Makin minimnya kawasan umum di kota membuat CFD diserbu warga. CFD Bandung sendiri boleh jadi dipadati hingga belasan ribu warga setiap Minggunya.

Meski begitu, Heryawan menyatakan puas atas penyelenggaraan CFD, terlihat dari antusias warga memanfaatkan gelaran mingguan ini. Namun, ia memberikan catatan agar CFD tetap dievaluasi dan dikembangkan.

Menurut Aher, CFD Bandung selain menjadi jalur berolahraga santai, kini menjadi miniatur Nusantara. Kegiatan ekonomi dan seni-budaya tergelar, mulai skala tradisional hingga modern.

Rusli, pecinta sepeda yang rutin ke CFD, menyatakan keprihatinannya atas perilaku sebagian pengunjung yang tidak menghargai kebersihan. “Perlu ada sosialisasi tanpa henti agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan,” pintanya.

Sepakat dengan itu, Aher berjanji untuk mengupayakan evaluasi dan pengembangan CFD Bandung. “Insya Allah, bersama Pemkot Bandung, kita akan tata. Bila membaik, tak tertutup kemungkinan akan kita kembangkan di ruas jalan lain,” tandasnya. (AVILA DWIPUTRA)

Related posts