Golkar Kota Bandung Tunggu Ingkrah

golkarJABARTODAY.COM – BANDUNG — Kisruh dualisme kubu yang melanda DPP Partai Golkar, yaitu antara kubu Agung Laksono dan Abu Rizal Bakrie, cukup berdampak pada kinerja partai berlambang pohon beringin tersebut. Karenanya, para petinggi partai berwarna dasar kuning tersebut, khususnya, pada level kota-kabupaten, berharap polemik tersebut tidak merembet pada tingkat dua, yaitu kota-kabupaten.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandung, Deden Y Hidayat, di Sekretariat DPD Partai Golkar Kota Bandung, Jalan Maskumambang¬† Bandung, Kamis (13/3), mengemukakan, permasalahan yang terjadi saat ini merupakan urusan para elit politik tingkat pusat. “Karenanya, kami, para ketua level kota-kabupaten berusaha keras supaya permasalahan tersebut tidak merembet hingga daerah-daerah. Jika sampai merembet, dapat membahayakan keberadaan dan kelangsungan partai karena langsung bersentuhan dengan grass root sehingga program-program berpotensi tidak berjalan,” tandas

Deden meneruskan, para ketua Partai Golkar kota-kabupaten, saat ini, tidak dalam konteks dukung-mendukung salah satu kubu. Langkah yang saat ini ditempuh jajaran partai tingkat kota-kabupaten, khususnya, Kota Bandung, adalah menunggu putusan serta proses hukum. “Kami tunggu proses hukum selama sekitar 90 hari. Proses pada tingat pengadilan, kalau tidak salah, selama 60 hari. Lalu, berlanjut pada proses Mahkamah Agung, selama 30 hari. Setelah ada putusan atau inkrah, baru kami melangsungka program-program kerja,” kata Deden.

Mengenai adanya kabar bahwa pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (HAM) (Kemenhum-HAM) yang melegitimasi salah satu kubu, Deden memberi penjelasan. Menurutnya, melalui tayangan media elektronik, Kemenhun-HAM membantah mengeluarkan pernyataan yang isinya melegitimasi salah satu kubu.

“Polemik ini urusan klaim-mengklaim. Saya tegaskan, untuk tingkat kota-kabupaten, khususnya, Kota Bandung, kami menunggu putusan hukum karena masalah ini sudah masuk ranah hukum. Jadi, biarlah proses hukum berjalan,” tutup Deden.¬† (ADR)

Related posts