Gerak Jokowi Presiden Serahkan Petisi

Petisi Gerakan Rakyat (Gerak) Jokowi Presiden diserahkan ke Andreas Pareira oleh Abdy Yuhana di Gedung Indonesia Menggugat, Minggu (1/6) malam. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)
Petisi Gerakan Rakyat (Gerak) Jokowi Presiden diserahkan ke Andreas Pareira oleh Abdy Yuhana di Gedung Indonesia Menggugat, Minggu (1/6) malam. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Malam peringatan Hari Lahirnya Pancasila, Minggu (1/6/2014), di Gedung Indonesia Menggugat, dihadiri ratusan orang dari berbagai latar belakang sosial, politik, ekonomi, dan budaya. Mereka hadir untuk menyimak pidato dua akademisi, Dr. Mame Sutoko, Rektor Universitas Widyatama Bandung, dan Dr. Pius Sugeng, Wakil Rektor Universitas Parahyangan Bandung.

Intinya, akademisi ini menyatakan bahwa ideologi Pancasila mutlak dijadikan panutan kita bernegara dan berbangsa sampai kapan pun. “Tak ada keraguan sedikit pun atas keampuhan sari pati ideologi Pancasila dari Ir Soekarno presiden pertama kita. Globalisasi, tameng ampuhnya, ya Pancasila,” papar Mame.

Tak hanya itu, Abdy Yuhana, Wakil Sekretaris DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jawa Barat mendeklarasikan Gerakan Rakyat (Gerak) Jokowi Presiden. “Pilihan kami untuk Jokowi–JK sudah merupakan keharusan dan ini ternyata diikuti oleh ribuan relawan lainnya di 27 kota dan kabupaten Jabar,” tegas Abdy yang juga diamini Roy Jinto, Relawan Sahabat Buruh Jokowi, termasuk Priston, dan seniman Asep Berlian selaku teaterawan yang menyumbangkan monolog memukau tentang eksistensi Pancasila malam itu.

Ketua DPP PDI-P Andreas Pareira dalam paparannya, menyatakan, kesegaran dan relevansi ideologi Pancasila yang lahir 69 tahun lalu, masih bisa dirasakan. Menurutnya, tak terbayangkan, bila tanpa Pancasila. “Hari ini kita sudah berpisah karena agama, primordialisme, perbedaan budaya, dan semacamnya,” ucapnya.

Dalam acara tersebut diserahkan petisi dukungan kepada pasangan Jokowi-JK dari Abdy kepada Andreas yang isinya pokok pikiran Bung Karno pada tahun 1945 silam. Diantaranya, Trisakti Bung Karno, yakni berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi, dan bermartabat secara budaya. “Atas hal itu, kami mengajukan petisi agar supaya Jokowi-JK mengimplementasikan apa yang diinginkan Bung Karno terkait Pancasila,” tandas Abdy. (VIL)

Related posts