Gatot Prasetyo Kembali Jadi Pelatih Kiper Persib

  • Whatsapp
Gatot Prasetyo Kembali Jadi Pelatih Kiper Persib
Gatot Prasetyo Kembali Jadi Pelatih Kiper Persib (persib.co.id)

JABARTODAY.COM, BANDUNG — Gatot Prasetyo kembali menjadi pelatih kiper Persib. Ia akan menempati posisi Luizinho Passos yang kini sedang dalam masa pemulihan pasca operasi.

Gatot yang terdepak dari tim Maung Bandung di awal musim 2020 dipanggil lagi oleh tim. Gatot sendiri sehari-hari bekerja sebagai ASN di Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung.

Kembainya Gatot sebagai pelatih kiper Persib dikonfirmasi pelatih Persib Robert Rene Alberts.

“Gatot sudah diizinkan oleh tempat dia bekerja. Dan Luiz harus beristirahat selama dua pekan, dan dia masih belum boleh melakukan aktivitas fisik,” katanya kepada wartawan usai latihan di Stadion GBLA, Selasa (29/9/2020).

Gatot Prasetyo merupakan pelatih kiper Persib yang masuk pada awal musim 2019 menggantikan Anwar Sanusi. Tapi dia hanya bertahan setahun karena Luizinho Passos datang dari Borneo FC.

Namun untuk sementara, pria yang juga merupakan kiper Persib di era 90-an itu akan kembali menjadi mentor bagi I Made wirawan dan kawan-kawan.

“Jadi Luiz akan mengarahkan Gatot berdasarkan jadwal yang sudah kami buat dalam latihan. Tapi Gatot harus melakukan swab test dulu di hari ini, tidak boleh ada yang mendekat dengan tim tanpa menyelesaikan dulu swab test,” imbuh Robert dikutip laman simamaung.com.

Siap Hadapi PSM

Persib saat ini tengah bersiap menghadapi PSM Makassar pada laga lanjutan Liga 1 2020 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu 4 Oktober 2020.

Robert mengaku enggan menganggap remeh tim berjuluk Juku Eka itu.

“Setiap tim memiliki agenda dan memiliki kekuatannya masing-masing. Tidak ada tim yang lemah di liga ini. Tentunya semua tim akan menghadapi kesulitan yang sama saat berkompetisi di situasi pandemi seperti ini,” jelasnya di laman resmi Persib.

Robert mengaku akan bersikap profesional kala menghadapi tim yang pernah dilatihnya itu.

“Sebagai pelatih profesional saya hanya memikirkan tim yang saya tangani dan ingin mengambil tiga poin. Tapi saya respek kepada sejumlah pemain yang pernah bekerja bersama saya saat masih di sana. Saya senang melihat mereka sehat dan menikmati karier di sepakbola. Itu sesuatu yang bagus,” kata pria berkebangsaan Belanda itu.*

 

Related posts