Tuesday , 10 December 2019
Home » Agenda » Festival Kopi Internasional Jabar Wejicofes Digelar di Bandung 7-10 Desember 2019

Festival Kopi Internasional Jabar Wejicofes Digelar di Bandung 7-10 Desember 2019

 West Java International Coffee Festival 2019. (Dok. Istimewa)
West Java International Coffee Festival 2019. (Dok. Istimewa)

JABARTODAY.COM, BANDUNG  – Untuk merayakan kebangkitan industri kopi di nusantara, Koperasi Warung Jokowi (Warjok) bersama Kadin dan Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Barat menggelar festival kopi internasional bertajuk “West Java International Coffee Festival (Wejicofes)  7 – 10 Desember 2019 di Gedung Majestik, Jalan Dr. Ir. Soekarno (Asia Afrika), Kota Bandung.

Festival yang dibuka pukul 10.00 – 20.00 WIB setiap hari ini akan diikuti oleh perwakilan dari beberapa negara yang akan datang langsung ke Bandung. Mereka dapat mengikuti lelang kopi dan workshop kopi.

“Kami mengharapkan acara ini dihadiri oleh para pelaku industri kopi dalam negeri, seperti eksporter, pengelola coffee shop, trader, petani, coffee roasters, pengusaha kopi, barista, asosiasi kopi, penikmat kopi, dan juga
para pengamat kopi, jurnalis, blogger, coffee anthusiast, dan masyarakat luas,” kata ujar Ketua Panitia Wejicofes 2019, Didiet Arry Suparno, Selasa (26/11/2019).

Didiet juga mengatakan, festival ini mengangkat tema Coffee for Nusantara’s Spirit.

“Kami menyediakan 50 booth food and beverages. Diharapkan Wejicofes 2019 dapat membawa kopi produksi Kabupaten Bandung dan daerah lainnya di Nusantara ke tingkat dunia,” imbuhnya.

Didiet mengatakan, dari sudut pandang regulasi, bertemunya buyer secara langsung dengan petani menimbulkan kecemasan tersendiri pada pemberlakuan harga kopi, karena buyer dengan skala besar mempunyai kecenderungan untuk menekan harga di tingkat petani.

“Tentu saja kejadian ini sangat tidak diinginkan. Inilah yang memotivasi Koperasi Warjok untuk mengadakan acara berskala internasional ini. Agar jadi jembatan bagi para petani di seluruh daerah di Indonesia untuk bertemu langsung dengan para pembeli kopi dari seluruh dunia,” ucapnya.

“Selain itu, event ini juga harus menjadi corong promosi kopi produksi petani dari Kabupaten Bandung dan seluruh daerah di Indonesia, untuk dapat sesegera mungkin mendunia,” kata Didiet. (Muhammad Fadhli).*

Baca Juga:  Inspektorat Kumpulkan Paspor Para Petinggi UPI

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *