Home » Ekonomi » Soal Bank Banten. Pemprov Jabar Siap Lakukan Ini

Soal Bank Banten. Pemprov Jabar Siap Lakukan Ini

(jabartoday.com/net)

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Pasca berpisah dengan Jabar, Banten memiliki pemerintahan otonomi. Selama itu, Banten belum memiliki lembaga keuangan daerah seperti bank pembangunan daerah (BPD). Hingga kini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten merupakan salah satu pemegang saham PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk alias bank bjb.

Namun, pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) bank bjb di Aryaduta Hotel, Jalan Sumatera Bandung, Selasa (11/12), terjadi pelepasan saham Pemprov Banten. Tentu saja, Pemprov Jabar langsung merespon hal itu.

“Dalam RUPS LB, ada agenda mengenai pelepasan saham Pemprov Banten. Kami, Pemprov Jabar, berminat membeli saham itu. Ini kan barang bagus, perusahaan bagus,” tandas Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, usai RUPS LB bank bjb.

Emil, sapaan akrabnya, bukan tanpa sebab Pemprov Banten melepas saham bank bjb. Itu karena, jelas mantan Walikota Bandung tersebut, Pemprov Banten kini memiliki Bank Banten.

Sejatinya, ungkap Emil, Pemprov Jabar ingin membeli 100 persen saham Pemprov Banten, yang besarnya 5 persen total saham atau sekitar Rp 300 miliar. Dia melanjutkn, pihaknya segera membahas rencana itu dengan lembaga legialatif. Itu karena, terang Emil, kota-kabupaten di Jabar pun, informasinya, meminati saham Pemprov Banten.

Akan tetapi, ucapnya, untuk merealisasikannya tidak dapat berlangsung sesegera mungkin. Sifat pemegang saham yang unik, jelas dia, yaitu bukan individu, realisasi pembelian saham Pemprov Banten bergulir paling cepat pada APBD Perubahan, sekitar September-Oktober 2019.

Masih soal saham Pemprov Banten, Emil meneruskan, dalam RUPS LB itu, ada usul yang tidak disetujui. Yaitu, ungkap dia, menghilangkan “Banten” pada nama Bank Jabar-Banten. Emil melanjutkan, karena melepas sahamnya, Pemprov Banten ingin kata “Banten” tidak lagi tercantum pada nama Bank Jabar-Banten. Namun, tambahnya, kota-kabupaten Banten menolak usul itu.

“Pemprov Banten pun votimg. Hasilnya, kata “Banten” tetap tercantum pada nama Bank Jabar-Banten. Sampai kapan tercantum? Mereka yang menentukannya,” tutup Emil.  (win)

Komentar

komentar