Dukung KPK, Mahasiswa Bandung Geruduk Gedung Sate

  • Whatsapp
Kaos Save KPK dibuat untuk mendukung penyelamatan KPK. (KASKUS.COM)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

 

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Peduli Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berunjuk rasa di halaman Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Senin (8/10). Mereka menuntut segera diselesaikannya kisruh antara KPK dan Polri.

 

Koordinator unjuk rasa, Agus Rustan, mengatakan, aksi ini diikuti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pasundan (Unpas). “Kami melakukan aksi ini sebagai kepedulian terhadap KPK maupun Polri agar mendapat perhatian dari pemerintah daerah dan RI 1, yaitu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono,” jelas Agus di sela unjuk rasa.

 

Agus menjelaskan, pihaknya menuntut tiga poin. Yakni, menolak revisi Undang-undang KPK, mengusut dan segera membereskan masalah korupsi, dan mendesak Presiden ikut berperan menyelesaikan polemik itu. Bila masih tidak diperhatikan, pengunjuk rasa mendesak SBY mundur dari jabatannya.

 

“Aksi ini juga bertujuan untuk memacu teman-teman mahasiswa ikut berperan dalam menyelamatkan KPK,” tegasnya.

 

Lebih lanjut ia menambahkan, aksi ini akan terus dilakukan sampai mendapat perhatian dari pemerintah. “Kami sudah meminta dukungan dari rektor, dosen Unpas, dan akan mengajak mahasiswa dari universitas lain dalam aksi ini. Bahkan kami ada rencana untuk ke Jakarta,” ungkapnya.

 

Selain itu pihaknya sudah menggalang dukungan lainya dari masyarakat umum, seperti para sopir angkot, pedagang kaki lima, ibu rumah tangga, dan beberapa elemen masyarakat lainnya. “Mereka belum bisa ikut serta sekarang,” paparnya.

 

Sementara itu, anggota DPRD Jawa Barat Azhar Aung yang menanggapi aksi ini dengan mendatangi pendemo menegaskan akan menampung aspirasi mahasiswa. “Kami selaku anggota perwakilan daerah akan menampung aspirasi mahasiswa. Seluruh anggota DPRD dari berbagai parpol (partai politik) tidak akan setuju bila UU KPK diubah. Dan, (kami) akan menyampaikan aspirasi dan tuntutan ke pemerintah pusat,” janjinya.(AVILA DWIPUTRA)

Related posts