DP3APM Bagikan Masker secara Cuma-cuma

  • Whatsapp
Wali Kota Bandung Oded M. Danial Didampingi Kepala Kepala DP3APM Kota Bandung Tatang Muhtar Melepas Molin di UPT Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) DP3APM Kota Bandung.

JABARTODAY.COM – BANDUNG Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) berkolaborasi dengan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) Kota Bandung, membagi-bagikan masker kepada masyarakat secara cuma-cuma.

Pembagian masker tersebut dilakukan dengan menggunakan Mobil Perlindungan (Molin) DP3APM yang juga memakai speaker guna mengedukasi masyarakat tentang pencegahan Covid-19.

Read More

Hal tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkot Bandung untuk mengedukasi masyarakat dalam mengantisipasi dampak buruk wabah Covid-19 di Kota Bandung, yang diperkirakan masih akan berlangsung hingga beberapa bulan ke depan.

“Sesuai dengan instruksi yang disampaikan oleh wali kota Bandung, potensi peningkatan wabah Covid-19 diprediksi terjadi hingga beberapa bulan ke depan. Bagi-bagi masker merupakan bentuk aksi kita untuk membantu masyarakat melakukan proteksi diri,” ujar Kepala Kepala DP3APM Kota Bandung Tatang Muhtar, usai melepas Molin di UPT Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak DP3APM Kota Bandung, Rabu (8/4/2020).

Tatang menerangkan, masker yang dibagikan merupakan produksi rumahan. DP3APM akan mempromosikannya agar masyarakat bisa membeli masker buatan PEKKA.

“Hari ini kita menggunakan Molin berkeliling ke masyarakat di Kecamatan Kiaracondong yang secara resmi dilepas Pak Wali. Nanti pada 12 April di Antapani, 14 April di Batununggal. Kegiatan tersebut bukan hanya di daerah perkotaan, tetapi sampai ke pelosok juga,” ucap Tatang.

Saat ini, DP3APM telah memiliki 77 lusin masker buatan PEKKA yang siap dibagikan secara cuma-cuma. Jumlah itu akan terus bertambah secara bertahap. 

Terkait Molin yang dijadikan kendaraan untuk mengedukasi dan pembagian masker cuma-cuma, Tatang menerangkan, saat berkeliling Molin memiliki pengeras suara untuk mensosialisasikan pencegahan virus corona baru.

“Molin akan sosialisasi penggunaan masker, kebersihan tangan dengan sering cuci tangan atau hand sanitizer, serta tinggal di rumah saja kalau tidak ada kepentingan mendesak. Prinsipnya kita berupaya optimal dan bersinergi dengan gugus tugas di kewilayahan,” tukasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Bandung Oded M Danial mengapresiasi langkah DP3APM dan PEKKA dalam memproduksi masker, karena hal tersebut sebagai bukti nyata bentuk kolaborasi organisasi perangkat daerah (OPD) yang tergabung dalam gugus tugas Covid-19 Kota Bandung.

“Langkah DP3APM mengumpulkan masker yang diproduksi masyarakat termasuk organisasi binaannya PEKKA, serta dibagikan secara cuma-cuma kepada masyarakat adalah tindakan yang benar,” kata Oded.

Terkait terobosan DP3APM, Oded berharap, OPD lainnya juga bisa melaksanakan tugasnya dengan baik untuk menangani pandemi Covid-19 ini.

“Kami sudah sampaikan ke ASN Kota Bandung untuk rembuk, berinfak terkait Covid-19 ini. Kita berharap mudah-mudahan semua OPD melaksanakan dengan baik dan benar, agar bisa meringankan beban masyarakat dalam menghadapi Covid-19,” pungkasnya. (edi)

Related posts