Dongkrak Volume Turis, Bogor Andalkan Wisata Sejarah

foto: erwin adriansyah
foto: erwin adriansyah

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Dalam bidang pariwisata, ternyata, Jabar punya daya tarik dan kekuatan yang begitu besar dan tidak kalah oleh provinsi lain. Di Jabar, terdapat beragam jenis dan destinasi wisata. Satu di antaranya, wisata sejarah.

Wisata sejarah itu menjadi andalan Kota Bogor. Pasalnya, di Kota Hujan, terdapat banyak situs dan bangunan bersejarah. Misalnya, Batu Tulis Tarumanegara, Istana Bogor, dan lain sebagainya. Melihat kondisi tiu, pihak-pihak yang berkaitan dengan kepariwisataan di kota itu pun melakukan berbagai langkah. Di antaranya, memaksimalkan potensi wisata sejarah untuk menarik dan mendongkrak kunjungan wisatawan, baik wisatawan domestik (wisdom) maupun wisatawan mancanegara (wisman).

“Wisman yang datang ke Kota Bagor tergolong banyak. Sejauh ini, jumlahnya dapat mencapai ratusan ribu orang,” tanda Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Bogor, Bagus Karya…., pada sela-sela soft launching Resto Sop Iga Pa Iing, Jalan Pelajar Pejuang 45 Nomor 104 Bandung, Rabu (20/5).

Pria berusia 46 tahun ini meneruskan, Peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) yang berlangsung beberapa waktu silam, menjadi sebuah momentum bagi pihaknya untuk mempromosikan dan lebih memperkenalkan potensi wisata sejarah di Kota Bogor. Ternyata, kata dia, para delegasi negara-negara Asia-Afrika tertarik pada potensi kota tersebut.

Menurutnya, ada beberapa negara yang menjadi bidikan pihaknya untuk berinvestasi sektor pariwisata sejarah di Kota Bogor. Adalah Cina, kata dia, yang menjadi targetnya. Selain berinvestasi, ujar dia, pihaknya pun membidik wisatawan asal Negeri Tirai Bambu itu untuk berkunjung ke Bogor.

“Saat ini, Cina menjadi salah satu negara yang jumlah kunjungannya paling besar. Setiap tahunnya, sebut dia, sekitar 100 ribu warga Cina berwisata ke berbagai negara. Situasi ini yang ingin kami optimalkan,” papar Bagus.

Lalu, bagaimana dengan kunjungan wisman ke Kota Bogor? Sejauh ini, kata dia, beberapa negara menjadi asal para wisman yang berkunjung ke Bogor. Antara lain, sebutnya, negara-negara Eropa, seperti Jerman, Inggris, dan Belanda. “Itu karena, mungkin, mereka punya keterikatan emosional mengingat Indonesia pernah menjadi daerah pendudukan beberapa negara Eropa,” tukasnya. (ADR)

Related posts