Diminati Brunei, Pindad Kembangkan Pasar Asia Pasifik

  • Whatsapp

pindadJABARTODAY.COM – BANDUNG

Ternyata, industri strategis nasional memiliki memiliki daya tarik yang luar biasa. Adalah PT Pindad (Persero) salah satu buktinya. Lembaga BUMN tersebut siap terus mengembangkan pasar internasionalnya. Kawasan Asia Pasifik yang menjadi target pengembangan pasar.

“Kami berpeluang untuk terus mengembangkan pasar produk-produk kami. Adanya peluang itu, tahun ini, kami memproyeksikan pendapatan bernilai tinggi, yaitu Rp 2 triliun. Angka itu lebih tinggi daripada realisasi tahun lalu, senilai Rp 1,8 triliun,” ujar Pjs. Direktur Utama PT Pindad Tri Harjono didampingi Direktur Keuangan Rita Widayati, pada sela-sela kunjungan Putra Mahkota Brunei Darussalam, Jenderal Pangiran Muda Haji Al Muhtadee Billah, ke PT Pindad Bandung, Selasa (6/5/2014).

Dikatakan, produk-produk PT Pindad yang punya peluang menembus pasar Asia Pasifik, yaitu alat utama sistem pertahanan (alutsista) dan senjata. Sejauh ini, ungkapnya, senjata produk PT Pindad, yaitu SS2-V5-Silentcer senapan tempur berperedam suara ini sukses menembus pasar Malaysia dan Thailand. Sejauh ini, ungkapnya, produk alutsista PT Pindad penyerapannya di dalam negeri, yaitu Kementerian Pertahanan.

Untuk alutsista, ujarnya, pihaknya memiliki beberpaa produk unggulan. Antara lain, sebutnya, Panser Anoa 6×6, kendaraan taktis 4×4, dan Komodo 4×4. Sementara dalam hal senapan, lanjut dia, produk unggulannya selain SS2-V-5 Silencer, juga senapan serbu SS1 dan SS2, senjata ringan, sniper, amunisi serta sejumlah produk komponen mesin.

Tri Harjono mengutarakan, ada beberapa negara ASEAN yang berkomitmen menggunakan produk PT Pindad, utamanya Panser Anoa 6 x 6 dan SS2.  “Satu di antaranya, Brunei Darussalam. Tahun ini, kami berencana untuk mengikuti tender di negara itu (Brunei),” ungkap Tri.

Berbicara tentang kapasitas produksi, Tri menyatakan, volumenya cukup besar, yaitu mencapai 30 ribu unit per tahun. Lalu, tambah dia, kapasitas produksi kendaraan taktis, mencapai 80 unit per tahun. (ADR)

Related posts