Dikdik – Toyib Tak Gentar Hadapi Pasangan dari Partai

  • Whatsapp

JABARTODAY.COM – BANDUNG Pasangan Calon Gubernur Jawa Barat dari jalur perseorangan, Dikdik Mulyana Arif Mansyur – Cecep NS Toyib mengaku tak memiliki strategi khusus dalam menghadapi Pemilihan Gubernur Jabar 2013 mendatang. Keduanya ditetapkan sebagai Cagub/Cawagub Jabar oleh Komisi Pemilihan Umum Jabar, Senin (17/12).

Pasangan yang mengusung nama Dikdik – Toyib ini, akan menjalankan apa yang dirasa bisa dilakukan untuk tahap pemenangan di Pilgub mendatang. “Strategi khusus saya tidak ada, saya hanya akan menjalankan apa yang bisa dijalankan, saya akan menunaikan apa yang saya bisa tunaikan, yang tidak bisa, kami tidak akan mengada-ada,” kata Dikdik, usai penetapan Pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur di Kantor KPU Jabar.

Dia mengaku tak mau mengumbar janji kepada masyarakat Jawa Barat dengan iming-iming yang tidak bisa di tunaikan, bila dirinya terpilih sebagai orang nomor satu di Jabar.

“Jabatan itu kita ambil perspektif tanggung jawab, jika ambil tanggung jawab pemimpin itu amanah, dan Insya Allah mampu memimpin dengan penuh rasa tanggung jawab,” terangnya.

Namun begitu, dirinya mengaku optimis dan tak gentar menghadapi empat pesaing dari jalur partai. Diakuinya, memang berat. Tapi disaingi dan tersaingi bukanlah hal utama. “Saya tidak merasa disaingi dan tersaingi. Saya melihat pasangan lain punya itikad baik saat maju dalam Pilgub Jabar,” paparnya.

Mantan Kapolda Sumatera Selatan itu tak mempermasalahkan siapa yang menang, yang penting pemimpin itu amanah. “Saya ingin menjadi orang pertama yang menyampaikan salam jika yang lain terpilih, karena saya yakin bahwa pemimpin yang terpilih itu adalah yang terbaik.”

Dikdik – Toyib menjadi satu-satunya pasangan dari jalur perseorangan dalam Pilgub Jabar 2013. Pasangan ini berhak maju karena telah memenuhi persyaratan dukungan 3 persen suara atau sekira 1,47 juta dukungan dari 26 kabupaten/kota.

Keduanya akan bertarung melawan empat pasangan dari jalur partai, yakni Dede Yusuf – Lex Laksamana, Ahmad Heryawan – Deddy Mizwar, Rieke Dyah Pitaloka – Teten Masduki, Irianto MS Syafiuddin – Tatang Farhanul Hakim. (AVILA DWIPUTRA)

Related posts