Dana Rp 1,4 Miliar Bagi Ratusan Wirausaha Baru Jabar

jabartoday.com/web
jabartoday.com/web

JABARTODAY.COM – BANDUNG
Keberadaan koperasi dan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (KUMKM) dalam menunjang roda ekonomi nasional begitu besar. Pasalnya, sektor tersebut berkontribusi besar dalam laju pertumbuhan ekonomi. Karenanya, pemerintah menyiapkan sejumlah program untuk mendukung keberlangsungan sektor KUMKM, satu di antaranya, melakukan pembinaan dan memberi bantuan permodalan bagi para wirausaha baru, termasuk di Jabar.

Kepala Dinas KUMKM Jabar, Anton Gustoni, mengemukakan, dalam hal program bantuan modal, pemerintah mengalokasikan dana besar bagi Jabar. Sumber dananya, ungkap dia, APBN. “Peruntukannya, sebagai modal awal bagi wirausaha baru yang kami latih dan bina pada tahun ini di Jabar. Jumlahnya 302 wirausaha,” tandas Anton pada Diskusi Ekonomi bersama Forum Diskusi Wartawan Ekonomi Bandung (Fordisweb) di Sekretariat Fordisweb, Jalan Beruang 2 Bandung, belum lama ini.

Disebutkan, nilai bantuan modal bagi 302 wirausaha baru di tatar Parahyangan yang bersumber pada APBN tersebut angka mencapai miliaran rupiah. Tepatnya, sebut pria berkaca mata tersebut, nilainya mencapai Rp 1,4 miliar.

Anton menerangkan, masing-masing wirausaha baru tersebut memperoleh bantuan modal awal berstatus hibah itu senilai Rp 5-7 juta. Para pelaku UMKM itu memperoleh program pelatihan dan pembinaan yang terangkum dalam program wirausahabaru. “Mereka benar-benar memulainya sejak nol. Lalu, mendapat pendampingan. Kini, ada bantuan modal awal pemerintah,” tukas Anton.

Dalam perkembangannya, sahut Anton, para wirausaha baru yang memperoleh bantuan tersebut terus mendapat pemantauan melalui program pendampingan. Pada pendampingan itu, jelasnya, para pelaku wirausaha baru itu mendapat pembekalan berupa manajemen usaha dan sistem pembukuan yang baik. “Harapannya, hal itu dapat membuat mereka naik kelas, yang asalnya mikro, menjadi kecil, dan seterusnya,” terang Anton.

Tidak itu saja, ungkapnya, pemerintah pusat pun memberi bantuan bagi Jabar khusus wirausaha yang berstatus mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi. Total nilainya Rp 1,6 miliar. “Adanya program-program itu dapat menggairahkan para pelaku usaha baru,” tutup Anton.   (ADR)

Related posts