Bangunan SDN Cileungsir 1, Ciamis Ambruk, Disdik Cuek

  • Whatsapp

Terbengkalai Hingga Tujuh Bulan

Kondisi dua ruangan kelas SDN Cileungsir 1, Kab. Ciamis saat sebelum ambruk. Kini, antiknya bangunan warisan Belanda itu tinggal kenangan. (DEDE SUHERLAN/JABARTODAY.COM)

JABARTODAY.COM – CIAMIS

Berselang tujuh bulan setelah rubuhnya dua ruang kelas SDN Cileungsir 1, Kec. Rancah, Kab. Ciamis, belum juga ada perbaikan. Hingga kini, dua bangunan yang ambruk terbengkalai tak terurus.

Catatan JABARTODAY.COM, akibat angin yang bertiup sangat kencang, Rabu (14/3) lalu, dua ruang kelas  SD Negeri Cileungsir 1, ambruk. Akibat kondisi itu, siswa SDN Cileungsir I terpaksa hanya melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) di empat ruang kelas yang tersisa.

Menyusul ambruknya dua ruang kelas itu,  kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah

Memang, dua ruangan kelas itu termasuk bangunan zaman baheula. Konon, keduanya dibangun saat penjajahan Belanda dan sekolah yang pertama kali berdiri di kawasan Desa Cileungsir. Terakhir, kedua bangunan itu direhab pada 1997 lalu.

Salah satu alumni SDN Cileungsir 1, Maman Nitimanggala (38), menyebutkan, hingga kini, dua ruang kelas yang ambruk belum juga diperbaiki.
“Ya gitu deh, masih seperti tujuh bulan lalu. Bangunan baru belum juga dibangun,” kata Maman, Minggu (23/9).

Alumni SDN Cileungsir 1 lainnya, Haris Akbar (34), menuturkan, dia sangat menyayangkan ketidakpedulian Dinas Pendidikan (Disdik) Kab. Ciamis yang tidak segera membangun kelas yang baru.

“Katanya pendidikan itu penting? Mana buktinya? Seharusnya, Disdik Kab. Ciamis cepat tanggap dalam menghadapi kondisi itu. Jika Disdik ingat kepada jargon yang menyebutkan bahwa pendidikan jadi prioritas pembangunan, maka saat inilah jargon itu dibuktikan. Bila berhenti dalam tataran jargon, maka nasib pendidikan akan begini terus,” kata Haris.

Sedangkan Herlan (41), juga alumni SDN Cileungsir 1, mengatakan, dia yakin Disdik Kab. Ciamis memiliki alokasi anggaran untuk pembangunan kembali bangunan yang rusak seperti yang menimpa SDN Cileungsir 1. Namun, kata dia, disdik tidak memiliki niatan yang kuat untuk segera membenahi sarana dan prasarana pendidikan.

“Kalau memang ada anggaran, pembangunan harus cepat direalisasikan. Sebab, yang jadi korban, ya siswa juga. Proses belajar siswa tentu jadi terganggu,” tandas Herlan.

Sebelumnya, Kepala Disdik Kab. Ciamis,  Akasah, menyebutkan, SDN Cileungsir 1 sudah masuk daftar usulan pembangunan pada 2012.
Kata Akasah, di Kabupaten Ciamis saat ini terdapat sebanyak 1.300 ruang kelas yang rusak. Sebanyak 779 kelas, rencananya akan diperbaiki tahun ini.

“Alokasi anggaran untuk rehabilitasi berasal dari anggaran 2011. Selain itu, dari anggaran 2012 juga masih ada rencana perbaikan sekitar 400 unit ruang kelas,” kata Akasah. (DEDE SUHERLAN)

Related posts