Bangun Smart City, Bandung Siapkan Rp 100 Miliar

jabartoday.com/erwin adriansyah
jabartoday.com/erwin adriansyah
JABARTODAY.COM – BANDUNG –– Kemajuan teknologi memang dapat memiliki efek positif dalam berbagai bidang, termasuk mempermudah kinerja pemerintahan. Karenanya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung punya rencana besar berkaitan dengan teknologi informasi (TI).

“Kami punya rencana untuk mengonversikan sistem manual menjadi pola baru berbasis teknologi digital. Ini namanya Smart City,” tandas Walikota Bandung, Ridwan Kamil, usai membuka Hackathon Merdeka 2.0 di Lantai 6 Menara RDC/IDEC PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom), Jalan Gegerkalong Bandung, Sabtu (24/10).

Usai membuka acara yang berlangsung serentak di 28 kota, termasuk Sydney (Australia), RK, singkatan orang nomor satu di Kota Bandung ini, melanjutkan, sebenarnya, Smart City merupakan visi dan misi tiga tahun silam. Untuk terus mengembangkannya, aku RK, butuh dana yang tidak sedikit. Tahun ini, tuturnya, pihaknya menghabiskan alokasi dana Rp 25 miliar. “Tahun depan, kami siapkan Rp 100 miliar,” sebutnya.

RK mengutarakan, tentunya, agar skema Smart City lebih berkembang, tidak hanya bertumpu pada kecanggihan sistem TI. Akan tetapi, lanjutnya, perlu diimbangi dan didukung ketersediaan sarana infrastruktur, termasuk sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni.

Berbicara soal aplikasi, RK menyatakan, idealnya, Kota Bandung memiliki aplikasi yang dapat diakses masyarakat secara mudah mencapai 1.000 aplikasi. Saat ini, sahut RK, Kota Bandung punya 320 aplikasi. RK berpendapat, hadirnya aplikasi-aplikasi itu dapat menunjang kinerja pemerintahan.

Dia mencontohkan Singapura, yang memiliki 1.600 aplikasi, mulai kependudukan, kepemerintahanm, kepolisian, dan lainnya. Karenanya, tegas dia, agar negara ini menjadi lebih maju, kota-kabupaten di Indonesia butuih ratusan aplikasi. Untuk itu, RK berharap agenda seperti Hackaton Merdeka 2.0 dapat menjadi pemicu terkonversinya pola-pola manual menjadi pola baru berbasis TI dan digital.

Di tempat sama, Executive General Manager (EGM) PT Telkom Divisi Regional (Divre) Jabar, Suparwiyanto, menyatakan, pihaknya merespon dan mendukung agenda Hackathon tersebut. “Bentuk dukungannya, beragam. Mulai venue (tempat), jaringan, dan lainnya,” kata Parwi, sapaan akrabnya.

Parwi mengutarakan, pihaknya menjaring pemenang ajang ini untuk masuk tim guna membangun digital valey PT Telkom. Secara bersama-sama, membangun produk dan tawarkan kepada investor. (ADR)

Related posts