Home » Bandung Raya » Jelang AEC 2015, Peredaran Narkoba Diperketat

Jelang AEC 2015, Peredaran Narkoba Diperketat

ganjaJABARTODAY.COM – BANDUNG Gong agenda ASEAN Economic Community (AEC) 2015 segera bergulir. Kondisi itu membuat terjadinya keterbukaan dalam berbagai hal, tidak hanya ekonomi, tetapi juga hal lainnya, termasuk aksi kejahatan. Satu di antaranya, peredaran narkotika dan obat psikotropika (narkoba).

Melihat kondisi itu, jajaran Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung melakukan berbagai upaya pencegahan peredaran narkoba ketika agenda AEC 2015 bergulir. “Soal pengawasan narkoba, tentu saja, kami tetap mewaspadai peredarannya. Itu kami lakukan sejak lama. Adanya pasar bebas menjadi early warning bagi kami. Artinya, kewaspadaan kami tingkatkan,” tandas Kepala Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung AKBP Nugroho Arianto, belum lama ini.

Perwira menengah tersebut tidak membantah bahwa tidak tertutup kemungkinan, saat AEC 2015 bergulir, peredaran narkoba meningkat, seperti halnya masuknya beragam produk asing ke Indonesia, termasuk Bandung. Kendati demikian, tegas dia, jajarannya menyiapkan sejumlah strategi dan beberapa upaya pencegahan. “Upayanya berupa represif, seperti menangkap para pelaku jaringan narkoba. Lainnya, preventif, yaitu memberi edukasi, sosialisasi, dan imbauan-imbauan mengenai bahaya narkoba,” paparnya.

Mengenail jenis narkoba yang mendominasi peredaran, khususnya, di wilayah hukum Polrestabes Bandung, Nugroho mengemukakan, ada dua jenis, yaitu, ganja dan shabu. Sementara ekstasi. baik peredaran maupun penggunaan, sejauh ini, tergolong jarang. (ADR)

 

 

Komentar

komentar