Amienudin Aziz: Saya Tidak Pernah Melakukan Seperti yang Dituduhkan

  • Whatsapp
AMIENUDIN AZIZ, Pembantu Rektor Bidang Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan UPI (berita.upi.edu)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Menanggapi kabar dirinya sebagai “master mind” aksi keluyuran para pejabat UPI ke luar negeri dengan kemasan “Studi Banding”, Pembantu Rektor Bidang Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan UPI, Amienudin Aziz mengatakan, pihaknya sangat keberatan bila dikatakan sebagai orang yang selama ini melakukan skenario dan mengatur perjalanan pejabat UPI ke luar Negeri.

“Itu tidak benar, saya tidak pernah melakukan apa yang sudah dituduhkan, selama ini saya mengatur program diri saya sendiri pada saat akan ke luar negeri,“ katanya.

Di UPI sendiri, kata dia, banyak lembaga dan unit-unit yang memiliki urusan dan program sendiri, demikian juga dengan teknis di lapangannya.

“Mereka sudah punya program dan teknis tersendiri, saya tidak pernah mengatur mereka, sebab memang bukan wewenang saya, urusan teknis itu kan pimpinan,“ tegasnya.

Amienudin menjelaskan, apa yang sudah dilakukan sesuai dengan apa yang diprogramkan UPI, meskipun terkadang perjalanan ke luar negeri dilakukan secara bersama.

“Sekali lagi saya tegaskan, saya hanya mengatur perjalanan saya sendiri, jika memang belum yakin, tanya saja ke sumber yang ngasih info ke Bapak,“ pungkasnya.

 

Uman Suherman: Amienudin yang Bertanggung Jawab

Sebelumnya, seperti dilansir Isola Pos, Kamis (11/10/2012) lalu,   Rektor Universitas Pendidikan Indonesia, Sunaryo Kartadinata, terbang  ke Amerika pada Senin (8/10/2012). Menurut Sekretaris Universitas, Uman Suherman, Dekan Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Mukhidin, dan Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Ahman pun ikut menemani Sunaryo. “Mau menandatangani MoU (red: Memorandum of Understanding), nggak main kok,” ujar Uman saat dikonfirmasi isolapos.com, Kamis (11/10/2012).

Saat ditanya lebih lanjut terkait bentuk kerjasama yang akan ditandatangani, Uman mengaku tidak tahu. Ia menyarankan isolapos.com bertanya kepada Pembantu Rektor Bidang Perencanaan dan Pengembangan, Aminudin Aziz. “Beliau yang bertanggung jawab mengenai hal tersebut,” kata Uman.

Selain rektor, Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kemitraan, Dadang Sunendar,  pun melakukan perjalanan ke Prancis pada 5 Oktober 2012 lalu. Dadang mengatakan bahwa kepergiannya ke Prancis dalam rangka studi banding.

Salah seorang staf Humas UPI saat ditanya perihal perginya pejabat-pejabat UPI ke luar negeri, mengiyakan bahwa beberapa pejabat UPI tengah melakukan perjalanan ke luar negeri. “Memang ada yang salah ya?” ucapnya balik bertanya, meski isolapos.com tidak bertanya salah atau tidak.

Namun, berbeda dengan pendapat Pembantu Dekan Bidang Keuangan dan Sumber Daya FIP, Johar Permana saat ditemui isolapos.com di ruangannya. Ia mengatakan bahwa seringnya pejabat UPI melakukan perjalanan ke luar negeri merupakan suatu pemborosan. “Itu  uang dari mana? Itu kan pemborosan,” ujar Johar. (tan/zam/isolapos)

Berita Terkait