Saturday , 23 November 2019
Home » Headline » 72,1% Penduduk Jabar Mengidap Penyakit Gigi

72,1% Penduduk Jabar Mengidap Penyakit Gigi

(GAMBAR ILUSTRASI: ISTIMEWA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Persentase penyakit gigi yang diidap masyarakat Jawa Barat sangat tinggi. Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Rikesda) 2007, 72,1% penduduk di Jabar mengalami masalah gigi. Salah satu kasus yang paling sering ditemui ialah masalah gigi berlubang dan karies. Menurut Dekan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unpad, Prof. Dr. H. Eky S. Soeria Soemantri, drg. Sp. Ort(K)., tingginya angka permasalahan gigi disebabkan kurangnya edukasi yang disampaikan ke masyarakat untuk mengubah perilaku mereka dalam merawat kesehatan gigi dan mulut.

“Salah satu faktor yang ada ialah ketidakmengertian dari masyarakat akan kesehatan gigi. Inilah yang kita coba untuk mengubah perilaku. Sasaran awal yang kita lakukan ialah anak-anak,” ujar Prof. Eky saat menyampaikan konferensi pers kegiatan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2012 di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) FKG Unpad, Jl. Sekeloa Selatan, Bandung, Senin (8/10).

Pada kesempatan sama Direktur RSGM FKG Unpad, Grace Virginia Gemuruh, drg., MM., SpKg.,  menyebutkan, data yang diperoleh dari kegiatan BKGN 2011 lalu, sebanyak 93-94% jumlah peserta BKGN mengalami permasalahan pada gigi.

“Rata-rata yang datang ke BKGN itu yang sudah sakit semua. Sangat jarang peserta yang khusus datang untuk mengikuti pengarahan tentang cara merawat gigi dengan benar. Oleh karena itu, kita undang peserta anak-anak dari Sekolah Dasar untuk mengikuti pengarahan mengenai cara merawat gigi yang benar,” ungkap Grace.

Kegiatan BKGN 2012 di RSGM Unpad digelar hingga Rabu (10/10) mendatang. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI) dengan PT  Unilever Tbk yang digelar di 15 Fakultas Kedokteran Gigi di Indonesia dari tanggal 12 September hingga 7 November 2012.

Professional Relationship Manager Oral Care PT. Unilever Indonesia, drg. Ratu Mirah Afifah GCClindent., MDSc., mengungkapkan, target dari kegiatan BKGN ini tidak hanya terfokus pada jumlah pengunjung. Yang terpenting, kata dia, yaitu peningkatan kesadaran pengunjung untuk lebih menjaga kesehatan giginya.

“Target BKGN 2012 kali ini tidak hanya dari jumlah masyarakat yang berpartisipasi, akan tetapi sejauh mana peningkatan kesadaran mereka untuk rutin memeriksakan diri ke dokter gigi serta menjalani kebiasaan, baik menyikat gigi minimal 2 kali sehari unuk mewujudkan Senyum Sehat Indonesia,” kata Ratu. (DEDE SUHERLAN)