Dorong Pengusaha Muda, HIPMI Rangkul Belanda

jabartoday.com/erwin adriansyah
jabartoday.com/erwin adriansyah

JABARTODAY.COM – BANDUNG –– Eksistensi dan peran sektor usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) begitu besar dalam perekonomian. Karenanya, tidak heran apabila jajaran Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).Jabar, melakukan berbagai upaya untuk mendongkrak daya saing dan kapasitas para pekaku UMKM.

“Khusus Jabar, kami punya keinginan untuk menjadikan UMKM sebagai basis kekuatan ekonomi,” tandas Ketua BPD HIPMI Jabar, Jodi Janitra, di Jalan Sumatera Bandung. Namun, kata Jodi, pihaknya menyayangkan perkembangan UMKM saat ini. Menurutnya, sejauh ini, umkm terkesan berjalan masing-masing.

Karena itu, tegas Jodi, pihaknya, yang memiliki 2 ribu anggota, 80 persennya bergerak pada sektor UMKM, melakukan upaya untuk mendorong UMKM. salah satu upayanya, ungkap dia, merangkul Belanda. “Yaitu dalam sebuah program kerjasama, yakn Programma Uitzending Managers (PUM),” tuturnya.

Bentuk kerjasamanya, sambung Jodi, dalam hal konsultasi bisnis. Dia berpendapat, upaya ini menjadi sebuah stategi untuk meningkatkan kapasitas dan dayq saing UMKM dalam era pasar global.

Sektornya, ujar dia, beragam. Antara lain,  keuangan, perbankan, asuransi, agrobisnis, desain produk, energi, air, packaging, pariwisata, perhotelan, percetakan, dan lainnya. “Tujuan lainnya, mendorong kualitas usaha mikro, menyiapkan pelaku usaha muda yg siap berkompetisi dalam pasar global.

Jodi mengutarakan, pihaknya menggandeng Belanda dalam program PUM ini bukan tanpa alasan. Dia berpendapat, itu karena program PUM berlangsung di 70.negara. Mereka, kata Jodi, saat ini, fokus pada 15 negara. Indonesia, imbuhnya, termasuk satu di antaranya.

Dalam program ini, tambah Jodi, pihaknya bersiap menyusun buku panduan bagi pemgusaha pemula. Lalu, seru dia, menentukan 10 sektor bisnis berbasis data HIPMI. Kemudian, lanjutnya, membentuk tim koordinator sektor.  “Lalu,  membangun group coaching bagi perusahaan mikro dan kecil. Kami pun menggulirkan company coaching bagi perusahaan kelas menengah,” tutup Jodi.  (win)

Related posts