Jonfis Fandy, Marketing & After Sales Service Director PT HPM. (m.otomotifnet.com)
Jonfis Fandy, Marketing & After Sales Service Director PT HPM. (m.otomotifnet.com)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Menambah jaringan menjadi sebuah opsi yang ditempuh dunia industri. Strategi itu pun dilakukan PT Honda Prospect Motor selaku Agen Tunggal Pemegang Merek Honda Mobil Jepang.¬†“Benar. Penambahan jaringan dapat mendongkrak kinerja penjualan,” tukas Jonfis Fandy, Marketing & After Sales Service Director PT HPM, Selasa (26/8/2014).

Jonfis mengatakan, hingga akhir tahun ini, pihaknya memproyeksikan pengoperasian jaringan, yaitu dealer, hingga 105 titik yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Jawa Barat. Pada awalnya, pihaknya menargetkan penambahan dealer hingga 100 titik selama 2014. Akan tetapi, kilah dia, melihat perkembangan pasar yang begitu dinamis, pihaknya mengoreksinya menjadi 105 titik.

Jonfis meneruskan, pengembangan jaringan dealer, yang menerapkan konsep triple S, yaitu Sales, Service, dan Spare parts itu tidak hanya berlangsung selama 2014. Hingga dua tahun mendatang, yaitu 2016, ungkap Jonfis, pihaknya memproyeksikan pengoperasian dealer hingga mencapai 150 unit.

Tentunya, kata dia, pengoperasian jaringan dealer itu memerlukan biaya investasi yang besar. Menurutnya, rata-rata, nilai investasi untuk setiap dealer berada pada level Rp 25-50 miliar. Angkanya, terang dia, bergantung pada lokasi sebuah dealer berada. Jika melihat hal itu, dalam dua tahun mendatang, PT HPM siap berinvestasi hingga ratusan miliar untuk pengoperasian jaringan.

Jonfis meneruskan, penambahan jaringan tersebut secara otomatis dapat membuat pihaknya mampu meningkatkan penjualan. Untuk tahun ini, pihaknya memproyeksikan penjualan seluruh varian, baik city car, sedan, MPV Low, dan lainnya, sebanyak 175 ribu unit.

Pihaknya, tegas dia, optimis dapat merealisasikan proyeksi itu. Pasalnya, pihaknya memiliki pabrik yang berkapasitas produksi 200 ribu unit per tahun. Selain itu, hadirnya berbagai varian baru, seperti All New Honda Jazz, juga yang selama ini, menjadi salah satu produk unggulan PT HPM, dapat menjadi penopang pencapaian proyeksi penjualan 2014.

Lalu, bagaimana dengan Jabar? Iwan Tjandradinata, Direktur PT Honda Bandung Center, main dealer PT HPM area Jabar, menyebutkan, selama periode Januari-Juni 2014, total penjualan mencapai 12.476 unit. Angka itu, lanjut dia, melebihi pencapaian periode sama tahun sebelumnya, yaitu 10.589 unit.

Menurutnya, pihaknya berkeyakinan bahwa penjualan tahun ini mengalami pertumbuhan. Itu karena, jelasnya, dunia ekonomi kembali bergairah pasca berlangsungnya ajang Pemilihan Presiden 2014. “Situasi ini dapat membantu bergeraknya ekonomi, termasuk industri otomotif,” tutup Iwan. (ADR)

Related posts