Monday , 30 March 2020
Home » Bandung Raya » 10 Rumah Warga Rusak Terkena Banjir

10 Rumah Warga Rusak Terkena Banjir

Kondisi rumah Ifa Latifah, warga Jalan Samiaji RT 07/06, usai terkena banjir, Minggu (13/11). (jabartoday)
Kondisi rumah Ifa Latifah, warga Jalan Samiaji RT 07/06, usai terkena banjir, Minggu (13/11). (jabartoday)

JABARTODAY.COM – BANDUNG Puluhan rumah warga di Jalan Samiaji, Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, diterjang banjir, Minggu (13/11). Terdampak peristiwa itu, sepuluh rumah warga mengalami kerusakan.

Salah satunya, rumah milik Niko Andraas (32), yang bagian depannya hancur, lantaran tak kuat menahan beban air yang mencapai ketinggian hingga 1,5 meter. Warga RT 07/05 itu, terpaksa mengungsi sementara waktu. “Tidak sempat menyelamatkan apapun. Air tiba-tiba tinggi dalam hitungan menit sampai menghancurkan kusen rumah,” kata Niko, di kediamannya, Senin (14/11).

Meski tidak mengalami kerusakan rumah, warga RT 07/06, Ifa Latifah (20) menyebut, baru kali ini wilayahnya terkena banjir. Padahal, seumur-umur, dirinya tinggal di kawasan tersebut, tak pernah air masuk hingga rumahnya. Bahkan, papar dia, industri sepatu rumahan yang berada di area itu ikut terendam banjir. “Airnya masuk ke rumah. Padahal, daerah sini ga pernah banjir sama sekali,” tukas Ifa.

Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Jalan Samiaji, menurut Ketua RT 07/05 Sugeng, bermula saat hujan mengguyur Kelurahan Arjuna, Minggu siang.  Hujan deras yang disertai angin kencang, membuat Sungai Cikakak tak sanggup menampung volume air hingga tumpah ke permukiman, terutama warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai.

“Kita sudah invertarisir, 10 dari 23 rumah di RW 05 kondisinya rusak dengan tingkat kerusakan yang berbeda,” papar Sugeng.

Dirinya menyatakan, bencana banjir ini adalah kali kedua, setelah yang terjadi pada Rabu (9/11). Namun, saat itu, kondisinya tidak separah sekarang. “Dan ini yang terparah selama puluhan tahun terakhir,” ungkap Sugeng.

Menghadapi kondisi tersebut, pihaknya mengaku telah melaporkan hal tersebut kepada pejabat kewilayahan, sekaligus memberikan data warga yang mengalami kerusakan rumah. (vil)