Home » Sosok » Inovasi dan Keyakinan, Kunci Raih Keberhasilan

Inovasi dan Keyakinan, Kunci Raih Keberhasilan

Dirut bank bjb Ahmad Irfan menuangkan pengalamannya dalam buku Inside the Leader of Mind, Membangun Indonesia Memahami Negeri, yang diluncurkan, Minggu (18/12). (jabartoday/avila dwiputra)

Dirut bank bjb Ahmad Irfan menuangkan pengalamannya dalam buku Inside the Leader of Mind, Membangun Indonesia Memahami Negeri, yang diluncurkan, Minggu (18/12). (jabartoday/avila dwiputra)

JABARTODAY.COM – BANDUNG Dengan kunci keyakinan disertai inovasi, niscaya apa yang kita inginkan dapat tercapai. Terutama, di dunia perbankan yang berada pada kondisi perekomian global yang tak menentu seperti saat ini. Hal itulah yang dituangkan Direktur Utama bank bjb Ahmad Irfan dalam bukunya yang bertajuk “Inside the Mind of Leader, Membangun Indonesia, Memahami Negeri”.

“Kuncinya dengan inovasi, merubah paradigma yang sudah ada. Kita sebagai pemimpin di suatu perusahaan, merubah dengan inovasi yang ada, disertai keyakinan yang tulus dan izin Allah SWT, semua bisa dicapai,” tutur Irfan, di sela-sela acara bedah buku “Inside the Mind of Leader, Membangun Indonesia, Memahami Negeri”, di Bumi Bandhawa Hotel, Minggu (18/12).

Menurut Irfan, perbankan Indonesia dalam menghadapi kondisi ekonomi nasional yang tak menentu, dan perekonomian global yang terus menurun, harus inovatif dan efisiensi dalam menghadapi kompetisi tahun-tahun mendatang. Bank bjb, sebagai bank nasional, ikut berkontribusi terhadap pembangunan infrastruktur, dalam mewujudkan cita-cita bangsa.  “Ini akan mendorong perekonomian di perdesaan dan perkotaan. Pasalnya, pembangunan infrastruktur akan menggerakkan roda perekonomian yang ada di daerah,” tukas dia.

Seluruh perjuangan Irfan memimpin bank bjb sejak Desember 2014, dituangkan dalam buku ini. Di dalamnya terdapat teori, pengalaman, dan aplikasi, yang membuat bank bjb berkembang pesat. Berdasarkan data, pertumbuhan kredit bank bjb sebesar 15,7 persen (y-o-y), dan berhasil menurunkan rasio kredit bermasalah (non performing loan) sebesar 1,7 persen. Sementara, rasio kecukupan modal (CAR) naik menjadi 18,1 persen, yang memberikan ruang untuk melakukan ekspansi bisnis di masa mendatang.

“Tidak ada yang tak mungkin, asal kita melakukan inovasi, dan yakin dengan perjuangan kita. Semua ilustrasi ini saya tuangkan kepada masyarakat, baik yang berada di perbankan, lembaga keuangan, atau industri lainnya dalam memotivasi karyawannya,” tutup Irfan. (vil)

Komentar

komentar