Home » SainsTek » Bandung Bisa Hemat Rp 500 Miliar

Bandung Bisa Hemat Rp 500 Miliar

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengukir di keramik saat Mapay Lembur di kawasan Kiaracondong, Sabtu (1/10). (jabartoday/avila dwiputra)

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengukir di keramik saat Mapay Lembur di kawasan Kiaracondong, Sabtu (1/10). (jabartoday/avila dwiputra)


JABARTODAY.COM – BANDUNG Izin Mendirikan Bangunan di Kota Bandung wajib memiliki tanda lulus sertifikat hijau dari lembaga independen. Aturan ini mulai berlaku efektif per 1 Januari 2017.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, pemohon IMB akan diuji lembaga independen yang dibentuk Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya agar bisa mendapat sertifikat tersebut.

“Konsep ramah lingkungan ini akan diberlakukan ketat dan resmi digulirkan awal tahun depan,” kata Emil, sapaan akrabnya, di Graha Wiksa Paraniti Puslitbangkim, Kamis (27/10).

Green building atau gedung hijau, dituturkan Emil, adalah sebuah konsep perencanaan bangunan yang ramah terhadap lingkungan dengan memaksimalkan fungsinya. “Pemaksimalan fungsi bangunan ini meliputi beberapa aspek, seperti uji AMDAL (analisa mengenai dampak lingkungan), efisiensi desain struktur, efesiensi energi dan efesiensi air. Ini menjadi salah satu syarat untuk bisa mendapatkan IMB,” terang dia.

Konsep gedung hijau ini diharapkan bisa menyelamatkan lingkungan Kota Bandung dari dampak pembangunan-pembangunan yang terus berkembang saat ini. Jika dalam pelaksanaannya berjalan dengan baik, pada kurun waktu 10 tahun, Kota Bandung bisa menghemat energi sebesar Rp 500 miliar.

“Dan kalau semua disiplin, bisa mengurangi karbon CO2 yang polutif sebanyak 260 ribu ton CO2, setara dengan penyerapan CO2 oleh 90 ribu pohon mahoni dewasa selama 10 tahun,” papar Emil.

Kota Bandung telah melakukan studi selama dua tahun, sebelum memutuskan untuk terapkan konsep green building. Penelitian dilakukan oleh Distarcip, juga profesional. “Juga disponsori Internasional Finance Corporation dari Bank Dunia dan didukung Pemerintah Hungaria, serta Swiss,” ucapnya.

Dalam kurun waktu dua bulan ini, Pemkot Bandung berniat untuk mensosialisasikan konsep gedung hijau dengan harapan masyarakat bisa memahami. “Kalau Bandung bisa, seluruh kota/kabupaten bisa. Karena itu, saya mengajak Kemenpupera sponsori IFC untuk mensosialisasikan atau mewajibkan peraturan bangunan hijau ke 500 kota/kabupaten,” beber Emil. (vil)

Komentar

komentar