Home » Politik » Dilema Surat Tugas Balon Walikota Bandung

Dilema Surat Tugas Balon Walikota Bandung

JABARTODAY.COM – BANDUNG Deny Zaelani resmi diusung sebagai bakal calon walikota Bandung 2018-2023, usai menerima surat tugas dari DPP Partai Hanura.

Pertanyaannya, mengapa bukan rekomendasi, tapi surat tugas yang turun dari DPP? Deny mengatakan, bahwa surat tugas itu sejatinya memang rekomendasi, meskipun tidak ditandatangani oleh ketua umum.

“Itu sinyal kuat dan perintah bagi saya untuk mewujudkan kemenangan dalam Pemilihan Walikota Bandung 2018 dari partai,” kata Deny, usai konferensi pers sosialisasi surat tugasnya, di Sekretariat DPC Hanura Kota Bandung, Rabu (15/11) petang.

Wakil Bendahara DPD Hanura Jawa Barat ini pada media mengakui, bahwa surat tugas tersebut sudah menutup peluang bakal calon walikota/wakil walikota Bandung dari Partai Hanura.

“Ini memang bukan surat rekomendasi, tapi surat tugas untuk melakukan komunikasi politik dengan partai lain. Namun, di dalam surat tugas itu juga memerintahkan DPC yang melakukan komunikasi politik,” kata Deny.

Dalam isi surat tersebut, DPP Hanura menugaskan pada Deny untuk melaksanakan konsolidasi dan pemenangan pilkada dengan melibatkan seluruh petugas partai.

Selanjutnya bersama DPC Hanura kota Bandung, mencari dan mengusulkan calon wakil walikota yang berasal dari kader partai lain yang mempunyai tujuan sama dengan Hanura, berdasarkan pada pemetaan politik Kota Bandung.

Lalu, sahut Deny, pihaknya ditugaskan mencari koalisi partai pendukung guna memenuhi syarat pendaftaran calon walikota dan wakil walikota Bandung pada pilkada serentak 2018 nanti.

Yang perlu digaris bawahi, sebut Deny, dirinya wajib melakukan semua itu, dan jika tidak berhasil, maka akan dievaluasi pencalonannya.

Pertanyaannya mengapa DPP Hanura memberikan tugas seberat itu pada Deny Zaelani? Dugaan kemudian wajar berkembang di tengah masyarakat. Praktis masalah ini kemudian menjadikan Deny sebagai bahan pembicaraan yang menarik bagi masyarakat penikmat dinamika politik.

Apapun alasannya, sebagai partai, Hanura membutuhkan kader yang mampu memikul tanggung jawab partai. Dan bisa dipastikan Partai Hanura mempunyai penilaian sendiri untuk para kadernya yang ingin maju dalam pilkada.

Kini, para pendukung Deny ada baiknya mendoakan dan mendukung penuh upaya–upaya Deny.dalam memenuhi syarat–syarat dalam tugas yang diberikan DPP agar kemudian ketua umum berkenan menorehkan tanda tangannya pada surat rekomendasi pencalonan untuk walikota Bandung. (edi)

Komentar

komentar