Home » Headline » Dukungan Kosgoro Dalam Pilgub Jatim Mengikuti Dukungan Partai Golkar

Dukungan Kosgoro Dalam Pilgub Jatim Mengikuti Dukungan Partai Golkar

Dukungan Partai Golkar Dalam Pilgub Jatim Belum Jelas (dok.JT)

JABARTODAY.COM- Menjelang Pemilihan Gubernur Jawa Timur, masing-masing kandidat saling berebut untuk mendapat dukungan politik tidak saja dari organisasi partai politik, namun organisasi sayap-sayap partai juga menjadi incaran para kandidat.

Organisasi sayap partai memang tidak memiliki dukungan langsung untuk meloloskan kandidat, namun beberapa kandidat tetap melihat organisasi sayap tersebut dapat memberi pengaruh pada organisasi induknya yakni partai politik. Adalah Kosgoro 1957 Provinsi  Jawa Timur juga menjadi sasaran rebutan.

Saifullah Yusuf selaku kandidat juga tak mau ketinggalan dalam merebut simpati organisasi yang diprakarsai ayah Hayano Isman ini. Dalam Mukerda Kosgoro 1957 jatim misalnya, Saifullah diundang untuk memberikan sambutan selaku Wakil Gubernur Jawa Timur.

Kehadiran Saifullah Yusuf dalam Mukerda itu bukanlah penanda yang jelas akan dukungan Partai Golkar. Sebab hingga hari ini (30/9)  Partai Golkar belum memutuskan siapa calon yang akan diusung dalam Pilgub Jatim 2018. Kosgoro sebagai sayap partai pohon beringin siap mendukung siapun calon yang diusung.

Untuk itu, Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Provinsi Jatim minta kadernya untuk tetap menunggu kepastian dan mendukung siapa calon yang akan diusung Partai Golkar.

“Selain sayap Partai Golkar, ini jelas garis lurus. Kalaupun ada (mendukung calon bukan yang diusung Golkar) adalah suara secara pribadi,” kata Ketua PDK Kosgoro 1957 Jatim, Yusuf Husni di sela Mukerda Kosgoro 1957 Provinsi Jatim di Kantor DPD Partai Golkar Jatim, Sabtu (30/9/2017).

Yusuf juga terus mendorong kadernya untuk mendaftar sebagai calon legislatif melalui Partai Golkar dalam Pileg 2019 mendatang.

“Bagi kader Kosgoro yang akan menjadi caleg, silahkan mendaftar dan tidak perlu mengikuti diklat partai Golkar,” ujar dia.

Menurutnya, materi diklat yang dilaksanakan Golkar, tidak jauh beda dengan materi diklat Kosgoro. Bahkan materi diklat Kosgoro lebih lengkap. Sehingga, kader Kosgoro yang mengikuti diklat Kosgoro sudah memenuhi syarat untuk jadi caleg.  Karena itu, Mukerda Kosgoro yang digelar sekarang, harus disamakan kualitasnya dengan diklat yang dilakukan partai Golkar. (jos)

Komentar

komentar