Home » Bandung Raya » Yossi Usung Tagline Merakyat dan Melayani

Yossi Usung Tagline Merakyat dan Melayani

Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto menyerahkan berkas pencalonan ke Tim Penjaringan Konvensi DPC Partai Demokrat Kota Bandung, Senin (10/7). (jabartoday/eddy koesman)

JABARTODAY.COM – BANDUNG  Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto menyerahkan sendiri formulir pendaftaran bakal calon Wali Kota Bandung ke Tim Penjaringan Konvensi DPC Partai Demokrat, sebagai bentuk keseriusannya mengikuti konvensi. “Tujuan saya mengikuti konvensi dan bila lolos menjadi calon wali kota dari Partai Demokrat, tidak  lain untuk mengabdikan hidup saya ini untuk memperbaiki dan membangun Kota Bandung. Mudah-mudahan diberikan kesehatan dan kekuatan,” kata Yossi Irianto kepada awak media di Sekretariat Pendaftaran DPC Partai Demokrat Kota Bandung,  di Jalan Terusan Jalan Jakarta, Senin (10/7).

Dia berharap dengan keikutsertaanya pada konvensi Partai Demokrat di Pilkada Kota Bandung 2018, bisa memberikan kontribusi tenaga dan pikirannya untuk Kota Bandung, lebih berkualitas dan mensejahterakan masyarakat. “Tentunya saya berharap bisa lolos menjadi calon Wali Kota Bandung yang diusung Partai Demokrat. Meskipun, tentunya nanti harus berkoalisi karena kursi Partai Demokrat di DPRD Kota Bandung, belum mencukupi untuk mengusung saya sebagai calon wali kota,” kata Yossi.
Yossi mengatakan, sejumlah persoalan di Kota Bandung yang menjadi sorotan saat ini, diantaranya infrastruktur, pendidikan, kemiskinan, dan penanganan masalah sampah, harus dicarikan solusinya. “Kota Bandung telah menjadi ikon pariwisata nasional dan internasional. Tentu pembangunannya harus diteruskan,” kata Yossi.
Yossi mengaku optimistis, Demokrat akan mengusung bakal calon yang mempunyai visi, misi, serta komitmen yang jelas untuk membanahi Kota Bandung. “Sebagai birokrat dengan karier saya saat ini sebagai Sekda Kota Bandung, tentunya ada bekal dan dasar untuk membangun Kota Bandung. Maka, saya berani mengusung tagline ‘Merakyat dan Melayani’,” sahut Yossi.
Menurutnya, pembangunan di Kota Bandung tidak bisa mengandalkan APBD yang dimiliki saat ini sekitar Rp 7 triliun. Akan tetapi, perlu dukungan baik dari APBD provinsi, pusat, atau dengan bantuan luar negeri serta pihak swasta. “Mustahil Kota Bandung bisa selesai membangun dengan mengandalkan APBD. Kita membutuhkan jaringan untuk mendapatkan dukungan provinsi dan pusat,” tegas Yossi.
Yossi mengaku, hingga saat ini belum memutuskan bakal calon pendampingnya karena masih melakukan penjajakan dengan sejumlah bakal calon lainnya, termasuk beberapa nama yang mendaftar ke Demokrat. “Memang sudah banyak yang datang ke saya. Tapi belum diputuskan dengan siapa, karena ini proses dan politik itu dinamis,” pungkas Yossi. (koe)

Komentar

komentar