Home » Politik » Pembangunan Lebih Cepat dan Konstruktif

Pembangunan Lebih Cepat dan Konstruktif

Pengendara melintasi Jalan Sukabumi, Jumat (13/1). Proyek trotoar menjadi salah satu pembangunan infrastruktur di Kota Bandung. (jabartoday/eddy koesman)

JABARTODAY.COM – BANDUNG Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung Entang Suryaman mengatakan, akan melakukan pertemuan dengan Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung untuk mengevaluasi pogram kerja di 2016. Selain itu, dalam pertemuan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, pihaknya juga akan membahas program-program kerja yang dilakukan Dinas PU Kota Bandung tahun ini.

Pihaknya berharap, keterlambatan pengerjaan proyek infrastruktur di 2016 tak terulang kembali di tahun ini. Terlebih, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil telah menegaskan terkait persoalan tersebut sebelumnya. “Kami tentu akan terus memantau mitra SKPD (satuan kerja perangkat daerah) kami, apakah ke depannya intruksi wali kota tersebut dilaksanakan,” kata Entang, di Ruang Komisi C DPRD Kota Bandung, Jumat (13/1).

Didesak kepastian pertemuan dan pembahasan dengan Dinas PU Kota Bandung, Entang memerkirakan, bakal dilakukan pada pekan depan. Pasalnya, pihaknya masih melakukan pendataan terhadap perusahaan-perusahaan yang molor melakukan pengerjaan trotoar. “Mungkin dalam satu minggu ke depan, kita akan ada pertemuan dengan dinas PU,” tandas politisi Partai Demokrat itu.

Hal senada diungkapkan Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto. Dengan satuan organisasi dan tata kerja (SOTK) baru, yang menempatkan Unit Layanan Pengadaan (ULP) sebagai lembaga independen, proses lelang akan lebih cepat. Tinggal bagaimana SKPD lakukan komunikasi.

Bahkan, sambung Yossi, yang bertalian dengan legal formal kepemilikan sertifikat tanah, pihaknya bekerja sama dengan pemerintah pusat, berikan kebijakan pengurusan sertifikat gratis. “Masyarakat tak perlu mengeluarkan biaya sepeserpun. Semua ditanggung pemerintah,” tegas Yossi.

Dengan sertifikasi tanah gratis, hak kepemilikan warga maupun pemerintah terjamin. Sehingga, saat akan lakukan pembangunan sudah tidak ada lagi hambatan. “Semua kegiatan pembangunan akan berjalan lebih cepat dan konstuktif,” tutup Yossi. (koe)

Komentar

komentar