Home » Politik » Kurangi Golput, KPU Terus Sosialisasi

Kurangi Golput, KPU Terus Sosialisasi

Pemilu 2014JABARTODAY.COM – BANDUNG

Komisi Pemilihan Umum terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak golput pada Pemilihan Umum 9 April mendatang. Berbagai cara digunakan untuk mengedukasi masyarakat, termasuk media komunikasi. Meski begitu, bagi kalangan menengah dan atas, memiliki media yang berbeda untuk menyampaikan maksud lembaga yang diketuai Husni Kamil Manik.

“Kita harus menjangkau saluran dengan kelompok yang berbeda. Kelompok bawah bisa dimobilisasi, kelompok atas sudah susah,” ujar Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah dalam diskusi “Jelang Pileg 2014, Bagaimana Kecenderungan Sikap Rakyat?” di Universitas Padjajaran Bandung, Jumat (28/3/2014).

Bagi kelompok menengah atas, diakui Ferry, cukup mudah untuk memasuki mereka, terutama melalui saluran pribadi. Apalagi, sambungnya, kelompok menengah dengan mudah mengakses internet.

Ferry juga mengapresiasi para peserta pemilu yang ikut mengampanyekan gerakan untuk mencoblos seperti door to door, membagikan selebaran yang isinya prestasi. “Itupun punya dampak yang bagus. Kelompok menengah dan atas punya sisi emosi, ketika ditakut-takuti, mereka akan mempunyai pengaruh,” paparnya.

Keinginan KPU untuk mengurangi angka golput telah mencapai 75%, Ferry berharap, angkanya menyentuh 100%. Maka itu, sosialisasi terus dilakukan pihaknya melalui iklan media. Ia menyatakan, upaya seperti ini akan terus ditumbuhkan hingga masa pencoblosan nanti.

“Berbicara mengenai angka golput, kita bekerjasama dengan beberapa pihak. Kita juga menarik simpati masyarakat, bahwa pemilu ini tidak berat, enteng, menyenangkan,” tegas Ferry.

Ferry menyebut, pemilih pemula memiliki gagasan luar biasa dan menjadi poin penting serta titik sentral di Pemilu kali ini. “Anak muda sangat sentral,” tandasnya. (VIL)

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.