Home » Politik » Indonesia Harus Jadi Mediator Krisis Suriah

Indonesia Harus Jadi Mediator Krisis Suriah

SuriahJABARTODAY.COM- Indonesia seharusnya jeli mengembangkan diplomasi internasional terhadap setiap dinamika politik maupun krisis internasional, termasuk menjadi mediator perdamaian dalam kasus Suriah. Indonesia sebagai negeri Muslim terbesar dinilai memiliki potensi dan bargaining diplomasi yang cukup apabila pemerintahnya memiliki political will.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Sekjen DPP PAN, Said Jamalul Abidin, di Jakarta Rabu (11/9) mengomentari makin merosotnya posisi dan bargaining Indonesia dalam konteks hubungan internasional dewasa ini.

Menurut Said Jamal, Indonesia memiliki potensi besar untuk memainkan peran penting dalam tata hubungan internasional. “Presiden SBY saya lihat terlalu sering berkunjung keluar negeri, namun political gain yang kita dapat kurang signifikan,” tegas Said.

Seharusnya, Indonesia lebih lincah dalam mengembangkan politik luar negerinya yang bebas aktif untuk menyebarkan pengaruh positif dalam kancah dunia internasional.  Indonesia, dalam pandangan pria yang konsern dalam masalah-masalah politik  internasional ini  harus melakukan banyak pendekatan dalam mengembangkan strategi diplomasi dengan negara-negara besar di dunia.

“Kita terlihat lemah ketika berhadapan dengan realitas politik internasional, apakah itu krisis kawasan, konflik wilayah antar negara, hingga soal menjamin keamanan warganya di luar negeri,” tambah Said Jamal  yang juga alumnus FISIP Universitas Nasional Jakarta. (Fir)

Komentar

komentar