Home » Bandung Raya » Forum RW Gelorakan Semangat Perubahan

Forum RW Gelorakan Semangat Perubahan

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, serahkan surat keputusan pengukuhan Forum RW yang diterima langsung Ketua Forum RW Kota Bandung Robiana Danil Awaludin, Jumat (24/11). (jabartoday/eddy koesman)

JABARTODAY.COM – BANDUNG Pengurus Forum RW Kota Bandung dikukuhkan, Jumat (24/11). Pengukuhan dilakukan langsung oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Pendopo Pemerintah Kota Bandung.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Ridwan Kamil berpesan agar para pengurus Forum RW dapat memperkuat persatuan, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal.

“Dengan forum ini semoga dapat menjalin persatuan agar menjadi lebih kuat, sehingga problem-problem di tengah masyarakat dapat teratasi dengan baik,” katanya.

Agar pelayanan makin baik, lanjutnya, pemerintah akan mempertahankan program PIPPK.
Tak hanya itu, Pemkot Bandung juga berencana memertimbangkan aspirasi para RW yang inginkan perbaikan insentif bulanannya.

“Untuk pemberian PIPPK sudah dianggarkan sebesar Rp 150 miliar per tahunnya. Ke depan harus swakelola, agar pembangunan kewilayahan sesuai dengan yang direncanakan masyarakat,” ungkap pria yang akrab disapa Emil ini.

Di kesempatan itu, dirinya juga menyampaikan kronologis PIPPK yang belakangan dilaksanakan melalui mekanisme LS. Nantinya, kata Emil, menjadi tugas forum untuk meminta DPRD Kota Bandung merubah kebijakannya.

“Rencana pembangun kewilayahan harus dijadikan motor penggerak perubahan ekonomi rakyat, sehingga hasilnya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Emil.

Sebelumnya, Ketua Forum RW Kota Bandung Robbiana Danil Awaludin menyatakan, semangat perubahan ditubuh forum RW terus digelorakan. Salah satunya dengan membentuk LBH.

Terkait PIPPK, Robi meminta wali kota lakukan perubahan mekanisme pengelolaan. Sebab selama PIPPK bergulir kurang menyentuh kebutuhan pembangunan lingkungan. “Pola penyerapan lewat LS kurang berikan keterliban lembaga kewilayahan. Untuk itu kedepan agar dilaksanakan secara swakelola,” ujar Robi.

Begitu pula menyangkut kontribusi para pengurus RW. Robi meminta wali kota berikan perhatian terutama terkait insentif. “Ini permintaan stakeholder agar ada perbaikan insentif RW,” tutup Robi. (edi)

Komentar

komentar