Home » Bandung Raya » Keluarga Wali Kota Cimahi Jarang Bersosialisasi

Keluarga Wali Kota Cimahi Jarang Bersosialisasi

Suasana rumah Wali Kota Cimahi nonaktif Atty Suharti, pasca penggeledahan oleh KPK, Jumat (2/12).

Suasana rumah Wali Kota Cimahi nonaktif Atty Suharti, pasca penggeledahan oleh KPK, Jumat (2/12).

JABARTODAY.COM – BANDUNG Warga RT 07 RW 10, Kampung Cijerokaso, Kelurahan Sarijadi, Kecamatan Sukasari, mengakui adanya penjemputan yang dilakukan petugas Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap Wali Kota Cimahi nonaktif Atty Suharti dan suaminya, Itoc Tochija, Kamis (1/12) malam.

Ketua RT setempat, Rony Rohayani (49), mendengar adanya kejadian tersebut dari warga sekitar, adanya penjemputan oleh KPK terhadap Atty Suharty beserta suaminya. “Saya baru tahu tadi dari warga sekitar pukul 06.00, mereka bilang bu Atty dijemput oleh KPK. Kalau penyebabnya saya tidak tahu karena dengar dari warga yang melihat,” ungkap dia, Jumat (2/12).

Rony mengaku, tidak terlalu mengenal keluarga tersebut, karena jarang bersosialisasi dengan warga sekitar. Bahkan, dirinya masih merasa samar-samar dengan wajah sang Wali Kota Cimahi. “Terakhir ketemu ketika bulan puasa kemarin, ada acara buka puasa bersama delapan hari berturut-turut,” tukasnya.

Sementara, petugas keamanan yang menjaga kediaman Atty, Otong Tiwo (30) menyatakan, tidak mengetahui perihal penjemputan itu. “Saya tidak tahu kalau ada penjemputan dan penggeledahan. Karena saya baru ganti shift dengan penjaga sebelumnya,” ucap dia.

Sebelumnya, pada Kamis (1/12), sekitar pukul 19.30, Rumah Wali Kota Cimahi non aktif Atty Suharti, di Jalan Sari Asih IV No 16, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Sukasari, didatangi petugas KPK yang menggunakan lima mobil.

Berdasarkan informasi, petugas KPK melakukan penggeledahan. Sekitar pukul 05.30, tim dari KPK meninggalkan rumah tersebut dengan membawa Itoc dan Atty, serta beberapa berkas. (vil)

Komentar

komentar