Home » Peristiwa » Pembagian Zakat di Ciasem Ricuh

Pembagian Zakat di Ciasem Ricuh

mantrijeron

mantrijeron

JABARTODAY.COM – SUBANG

Kepala Kepolisian Sektor Ciasem Komisaris Anton Teguh Praseno membenarkan telah terjadi peristiwa perusakan rumah di wilayah hukumnya pada Selasa (25/6) malam.

“Pemilik rumah membagikan shadaqah. Katanya rutin setiap tahun. Tapi, pembagian shadaqah yang melibatkan banyak orang itu tanpa pemberitahuan terlebih dulu pada kami,” kata Kapolsek, saat ditemui, Rabu (26/6).

Ia menyebut, kasus perusakan oleh massa ini diduga karena adanya kesalahpahaman sebagian warga dengan pemberi zakat. “Keterangan sementara, kejadian ini diduga karena ada semacam perbedaan pandangan dan pola pikir antara pemberi zakat dengan tokoh di sini,” ujarnya.

Ia mengakui, pihaknya sudah mendengar akan potensi-potensi pembagian zakat ini akan berakhir dengan konflik antar warga, karena terjadi masalah dengan sang pemberi zakat.

“Namun, saat ada kegiatan,  penyelenggara tidak memberitahukan kegiatannya pada kami. Dan kami juga sudah mengingatkan hal itu pada pemilik rumah untuk tidak melakukan kegiatan yang mengundang banyak massa,” jelas Anton.

Dalam peristiwa tersebut, massa selain merusak dua unit mobil mewah, membakar empat kendaraan roda dua, serta membuat isi rumah menjadi acak-acakan. Namun begitu, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Pengakuan pemilik rumah ada beberapa barang yang dijarah saat merusak rumah. Pelaku pengrusakan sendiri, dari informasi yang kami terima, diduga mencapai 500-an orang,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang warga, Agus Hidayat (36), mengatakan, saat kejadian, sejumlah kendaraan terparkir di halaman rumah H. Yusuf yang berada di pinggir jalan desa.

“Saat kejadian, warga langsung masuk ke dalam rumah. Di halaman rumah, empat motor yang mungkin milik pemilik rumah dibakar sama massa. Mobil yang lokasinya tidak jauh dari empat motor yang dibakar langsung dilempari pake batu. Satu mobil yang disimpan di garasi juga sama. Setelah itu, mereka langsung masuk ke dalam rumah sambil melempari kaca rumah,” jelas Agus yang saat itu berada di lokasi.

Sementara itu, pemilik rumah, H Yusuf (65), yang belakangan diketahui seorang pengusaha SPBU, mengaku dirinya kaget ketika terjadi kejadian tersebut. Pasalnya, saat kejadian, dirinya tengah membagikan uang zakat di halaman rumah belakang.

“Tapi tahu-tahu terjadi penyerangan dari arah halaman depan rumah. Otomatis pembagian zakat terhenti karena penerima zakat maupun saya langsung berhamburan mengamankan diri,” tandasnya. (AVD)

Komentar

komentar