ojk
Home » Headline » PKM Unpam Disambut Gembira Para Perajin Batik Tulis

PKM Unpam Disambut Gembira Para Perajin Batik Tulis

Para dosen UNPAM berpose bersama usai pelatihan Pembinaan Dasar Manajemen bagi perajin batik di Tegal binaan SPNF Negeri SKB Tegal 27 Agustus 2018 (foto;jabartoday.com/tur)

JABARTODAY.COM –  Universitas Pamulang semakin gencar melaksanakan kegiatan .pengabdian kepada masyarakat (PKM) sebagai salah satu wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kegiatan PKM tersebut dilakukan dengan cara memberikan penyuluhan dan bimbingan kepada para pengrajin batik tulis yang dibina oleh Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) Negeri, Sanggar Kegiatan Belajar Kabupaten Tegal.

Dalam kegiatan yang bertemakan “Pembinaaan Dasar Manajemen Ala UKM” tersebut menghadirkan pembicara kunci yaitu Dr. Yayan Sudaryana, MM dan Dr. Ir. H. Sarwani, MM MT.

Dalam paparannya, Yayan Sudaryana menjelaskan soal pentingnya peranan UKM dalam membangkitkan ekonomi nasional. Para pengrajin batik, lanjut Yayan juga harus menjadi faktor penyangga yang strategis bagi peningkatan usaha dalam membangun ekonomi lokal. Untuk itu Yayan menyarankan agar pihak UKM dapat meningkatkan kualitas produksinya.

“Peningkatan kualitas produk itu wajib dilakukan bagi setiap perajin batik, lakukan inovasi terus menerus. Kita harus menemukan katakter batik khas Tegal, namun harus tetap memperhatikan selera pasar,” kata dosen pascsarjana Universitas Pamulang itu menyarankan.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta yang mayoritas terdiri atau kaum ibu-ibu perajin batik itu terlihat antusias. Beberapa diantara mereka terlihat aktif dalam dialog pada sesi tanya jawab. Kepada narasumner.mereka mengeluhkan berbagai kendala yang dihadapi terutama terkait pemasaran batik khas Tegal.

Kepala Satuan Pendidikan Non Formal Negeri Sanggar Kegiatan Belajar, Zaenal Arifin S.Pd menyambut baik kegitan penyuluhan pada para perajin batik yang dibinanya.

“Kami sangat senang dan berterima kaaih atas kedatangan rombongan dosen Universitas Pamulang, pelatihan seperti ini sangat bermanfaat bagi perajin batik yang kami bina,” ujar Zaenal Arifin..

Pada kesempatan yang sama  pelaksana SPNF, Eli Muflianah,S.P meminta agar kegiatan serupa dapat terus dikerjasamakan.antara SPNF dengan Universitas Pamulang.

Eli Muslianah menjelaskan, selama ini masalah yang sering dihadapi para perajin.batik binaannya adalah strategi pemasaran.

“Dengan saran-saran dari pembicara, kami akhirnya mendapatkan cara yang tepat untuk dicoba, semoga dapat meraih sukses yang lebih lagi,” jelas Eli Muslianah (tur)

Komentar

komentar