Home » Headline » Uniku-Universiti Malaysia Sabah Menandatangani LoI

Uniku-Universiti Malaysia Sabah Menandatangani LoI

Dekan Pascasarjana Universiti Malaysia Sabah Prof. Dr. Asiah Bt Bahron bersama Kahumas, Hukum dan Kerjasama Uniku, Fahrus Zaman Fadhly usai penandatanganan LoI antara UMS dan Uniku, Semarang, Kamis (26/4/2018)

JABARTODAY.COM-SEMARANG. Universitas Kuningan (Uniku) dan Universiti Malaysia Sabah (UMS) telah menandatangani Letter of Intent (LoI) di Grand Arkenso Parview Hotel, Semarang, Kamis (26/4/2018). Penandatangan LoI ini yang difasilitasi ADRI Jawa Tengah ini menjadi tanda dimulainya berbagai program kerjasama akademik dan non akademik antara kedua perguruan tinggi.

“Kesamaan akar sosial-budaya menjadi alasan penting bagi Universiti Malaysia Sabah untuk menjalin kerjasama akademik dan non akademik termasuk community services (pengabdian masyarakat, red) dengan berbagai universitas di Indonesia, termasuk Universitas Kuningan,” jelas Prof. Dr. Asiah Bt. Bahron, Dekan Pascasarjana UMS Malaysia, saat memberikan penjelasan tentang sejarah berdirinya UMS sebagai perguruan tinggi negeri ke-9 yang didirikan oleh Pemerintah Malaysia.

Prof. Asiah menjelaskan di Malaysia, inisiasi kerjasama selalu dimulai dengan LoI dan menjadi payung bagi berbagai bentuk aktifitas baik dalam riset bersama, publikasi bersama, pertukaran pelajar, sit in programme, pemagangan dan aktifitas akademik lainnya.

“UMS sangat terbuka bagi setiap bentuk kerjasama yang memungkinkan bagi pengembangan masing-masing perguruan tinggi. Kami memiliki 60 program S1 dan masing-masing program studi tersedia di tingkat Master dan Doktoral. Kami menyambut baik para pelajar Indonesia untuk studi di UMS Malaysia,” paparnya.

Kepala Kantor Humas, Hukum dan Kerjasama Uniku, Fahrus Zaman Fadhly mengungkapkan kerjasama akademik dengan UMS Malaysia akan makin meningkatkan jaringan akademik internasional Uniku sebagai salah satu universitas unggul di Indonesia. Uniku, kata Fahrus, akan banyak mendapat pelajaran penting dari UMS.

“Kami menyambut baik lawatan Prof Asiah bersama rombongan bisa mengunjungi Indonesia. Dan, bagi Uniku menjadi kehormatan tersendiri bisa bekerjasama dengan UMS yang walaupun usianya relatif muda, namun perkembangannya sangat pesat,” ujarnya.

Fahrus menjelaskan, melalui kerjasama dengan UMS Malaysia ini akan membuka banyak peluang kerjasama internasional.

“Walaupun berdiri pada 1994, UMS termasuk perguruan tinggi yang sangat pesat perkembangannya. UMS memiliki 13 fakultas dan sejumlah pusat keunggulan. Kami bisa melakukan studi komparasi strategi yang dilakukan sehingga UMS bisa berkembang pesat seperti saat ini,” paparnya. (sep)

 

 

 

Komentar

komentar