Home » Ekonomi » Telkom Akan Bangun 100 Ribu Hot Spot di Jabar

Telkom Akan Bangun 100 Ribu Hot Spot di Jabar

telkomJABARTODAY.COM – BANDUNG

Seiring dengan perkembangan dan pertumbuhan ekonomi nasional, teknologi telekomunikasi pun ikut tumbuh. Pasalnya, perkembangan teknologi telekomunikasi dapat membuat sistem komunikasi menjadi lebih efektif dan efisien yang secara tidak langsung membantu pertumbuhan ekonomi.

Dasar itulah yang membuat PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. melakukan beragam upaya, diantaranya membangun dan menambah akses serta jaringan.

“Kami mengalami pertumbuhan 13,3 persen. Agar lebih berkembang sekaligus memberikan benefit bagi masyarakat, kami terus membangun dan menambah jaringan WiFi di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Jawa Barat,” jelas General Manager PT Telkom Wilayah Jabar Tengah, Binuri, dalam jumpa pers, Jumat (3/5).

Binuri meneruskan, secara nasional, PT Telkom menggulirkan program berupa pemasangan 15 juta jaringan broadband serat optik. Tahun ini, pihaknya memproyeksikan penambahan jaringan WiFi sebanyak 15 ribu IDB di wilayah kerjanya. “Selain itu, kami menargetkan pembangunan 2 juta jaringan WiFi Id,” tukasnya.

Proyeksi lainnya, adalah membangun 100 ribu jaringan Access Point (AP) Hot Spot di daerah Jabar. Sejauh ini, terangnya, pembangunan dan pemasangan AP Hot Spot di Jabar Tengah, yang meliputi Bandung Raya, Subang, Sumedang, dan beberapa daerah lainnya, baru mencapai 2.750 titik. Meski begitu, Binuri optimistis bahwa proyeksi 100 ribu AP Hot Spot dapat terealisasi.

Dia berpendapat, pembangunan dan pemasangan AP Hot Spot ditambah WiFi dan WiFi Id merupakan komitmen pihaknya untuk mendukung program pemerintah dalam Master Plan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP-3EI).

“Investasi setiap AP Hot Spot sekitar Rp 5 juta. Jika proyeksi kami mencapai 100 ribu, berarti kami menyiapkan dana investasi mencapai Rp 500 miliar,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Telkom juga memberikan perhatian pada bidang pendidikan. Dimulai dari pendidikan dasar hingga menengah yang terdiri dari 9 item program, yaitu melalui Penerimaan Siswa Baru secara online, layanan transparansi melalui Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan, aplikasi buku dan perpustakaan baca ‘Qbaca’, akses materi akademis berkualitas dunia ‘Qjournal’, metode belajar bahasa Inggris online dalam English Bean. Ada juga program CSR berupa pelatihan ‘Bagimu Guru Kupersembahkan’ dan layanan internet gratis untuk 100 ribu sekolah di tanah air. (VIL)

Komentar

komentar