Home » Opini » Siapa yang Salah?

Siapa yang Salah?

BUNI YANI (istimewa/fb)

BUNI YANI (istimewa/fb)

Buni Yani
Peneliti media, budaya dan politik Asia Tenggara
Alumnus Southeast Asian Studies, Ohio University, AS.

Dari hasil riset saya yang dibantu kawan-kawan, sebelum saya upload video tanggal 6 Oktober 2016 pagi, sudah banyak pihak yang upload dan share video tersebut pada tgl 5 Oktober 2016 dengan caption yang jauh lebih menarik perhatian dibanding caption unggahan saya. Bahkan sudah ada yang berkomentar cukup tajam pada bulan September 2016 mengenai video ini.

Upload saya jadi ramai karena di-screenshot lalu disebarkan dengan tuduhan melakukan provokasi oleh timses salah satu cagub. Pagi screenshot ini disebar, sorenya saya sudah dilaporkan ke polisi.

Pelaporan ke polisi ini membuatnya jadi isu nasional karena ditayangkan TV. Lalu acara ILC TV One mengambil momentum ini dengan menjadikannya topik pada 11 Oktober 2016. Pernyataan MUI dalam acara ini begitu tegas yang melahirkan banyak demo.

Izinkan saya melakukan kontemplasi barang sejenak. Saya berpendapat, kalau saya boleh berandai-andai, kasus video ini tidak akan sebesar sekarang kalau tidak dibesar-besarkan oleh timses salah satu cagub tersebut. Tidak akan menjadi besar kalau screenshot video saya dengan tuduhan provokasi tidak disebarkan secara masif. Tidak akan menjadi besar kalau tidak dilaporkan ke polisi.

Karena apa? Karena video-video sebelumnya dengan caption yang tidak kalah menarik perhatian sudah banyak disebar dan dibagikan. Tetapi karena tidak dipermasalahkan dan tidak dilaporkan ke polisi, maka tak pernah menjadi besar.

Lalu siapa yang salah sekarang? Mari kita merenung sejenak melepaskan ego mau menang kalah. Sangat tak masuk akal menisbatkan kontroversi yang sekarang sedang berlangsung ini ke saya. Sangat tidak fair. []

Komentar

komentar