Home » Lifestyle » Taman Tematik Kurangi Stres Masyarakat

Taman Tematik Kurangi Stres Masyarakat

istimewa

JABARTODAY.COM – BANDUNG Dalam rangka menghijaukan Kota Bandung dan membuat ruang publik, Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung terus membenahi pembangunan taman.

Selain melakukan perawatan pada taman-taman tematik, Diskamtam terus berupaya membangun taman di setiap RW. ’’Hal ini dilakukan untuk mengurangi stres di lingkungan masyarakat karena pekerjaan ataupun kemacetan yang menimpa. Banyak warga Bandung yang belum memahami pentingnya taman di kewilayahan untuk menyejukan hati dan pikiran,” jelas Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, pada acara Sarasehan Desain Taman RW, di Hotel Savoy Homann, Senin (19/12).

Wali Kota menjelaskan, sebagai kota yang manusiawi, taman merupakan ruang publik menggantikan rumah sebagai tempat istirahat dan bersantai. ’’Maka dari itu, mulai sekarang kami terus melahirkan generasi santun yang mempunyai toleransi untuk menghargai perbedaan, sehingga menghasilkan kebersamaan saat berada di sebuah ruang publik,” ujar pria yang akrab disapa Emil ini.

Ditambahkan Emil, semakin sering berinteraksi, maka hubungan sosial dengan masyarakat di ruang publik akan meningkat. ’’Maka itu, pentingnya sebuah taman di kewilayahan untuk menyatukan kita dengan orang dekat di sekitar lingkungan,” tutur Emil.

Dahulu Kota Bandung didesain untuk 3.000 penduduk, tapi sekarang sekitar 2,3 juta jiwa menduduki kota ini. ’’Dengan demikian, saya sebagai wali kota mengembalikan Bandung sebagai kota taman dengan cara dan tema yang modern agar warga Bandung bisa menikmatinya,” klaimnya.

Emil berpesan, untuk mewujudkan taman di kewilayahan harus aspiratif. Yaitu, menyesuaikan dengan warga sekitar, jadi membuat taman di kewilayahan berdasarkan usia. Seperti anak-anak, remaja, dewasa, dan orang tua. ’’Kita harus bisa mengombinasikan hal tersebut agar taman bisa digunakan oleh semua kalangan,” pungkas Emil. (koe)

Komentar

komentar