Home » Headline » Maqdir Ismail Desak KPK Minta Maaf Pada Anggota DPR

Maqdir Ismail Desak KPK Minta Maaf Pada Anggota DPR

Pengacara senior Maqdir Ismail

JABARTODAY.COM- Pengacara senior Maqdir Ismail mendesak KPK agar meminta maaf pada sejumlah anggota DPR yang namanya tercemar akibat dituduh menerima suap seputar kasus e-KTP.

Desakan tersebut disampaikan Maqdir dalam sidang eksepsi atas terdakwa Setya Novanto pada Rabu (20/12).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, nama-nama mereka muncul saat Jaksa KPK mendakwa dua mantan pejabat Ditjen Dukcapil, Irman dan Sugiharto.

“Apakah benar uang itu ada diterima oleh nama-nama yang disebutkan dalam surat dakwaan Irman dan Sugiharto? Atau hanya fitnah terhadap nama-nama orang tersebut?” kata Maqdir Ismail penuh tanya.

Namun dalam perkembangannya, Jaksa dalam dakwaan untuk Setya Novanto tidak lagi menyebut nama anggota dan mantan anggota Komisi II DPR tersebut.

Menurut Maqdir, senyatanya mereka tidak pernah menerima uang yang dimaksud Jaksa.

“Kalau demikian halnya, untuk kepastian hukum dan keadilan, KPK wajib merehabilitasi dan meminta maaf kepada orang-orang yang namanya telah disebut sebagai penerima uang dari proyek e-KTP,” ujarnya.

Tim Novanto menyorot hilangnya sejumlah nama anggota DPR dari dakwaan ini dalam eksepsi mereka. Mereka mempertanyakan kemana larinya aliran uang yang disebutkan tersebut.

“Yang menjadi pertanyaan kami adalah uang yang diterima oleh orang-orang yang sengaja dihilangkan namanya oleh penuntut umum, sebesar tersebut diatas, berada di tangan siapa?” kata Maqdir.

Ia memaparkan hal itu untuk membuktikan surat dakwaan Jaksa KPK bagi kliennya dibuat secara tidak cermat dan oleh karenanya patut dibatalkan.

Padahal, Jaksa mendakwa Novanto melakukan perbuatannya secara bersama-sama Irman, Sugiharto, dan Andi Narogong. Namun faktanya surat dakwaan pada masing-masing terdakwa memiliki perbedaan isi. (jos)

Komentar

komentar