Home » Bandung Raya » Ngeganja, WN Libya Diciduk Polisi

Ngeganja, WN Libya Diciduk Polisi

Barang bukti yang diamankan oleh Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung ditunjukkan dalam ekspose, Rabu (12/2/2014). Dalam penangkapan ini, polisi mengamankan seorang warga negara asing asal Libya. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

Barang bukti yang diamankan oleh Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung ditunjukkan dalam ekspose, Rabu (12/2/2014). Dalam penangkapan ini, polisi mengamankan seorang warga negara asing asal Libya. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Malang nian nasib TA (24), warga negara asing asal Libya, niat menuntut ilmu di Indonesia, dirinya harus berurusan dengan polisi. Itu setelah dirinya ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung saat sedang menggunakan ganja di kos-kosan daerah Tubagus Ismail, Jumat (7/2/2014).

“Berdasarkan informasi masyarakat, kami lakukan pengembangan dan diamankan seorang warga negara asal Libya di sebuah kosan,” ujar Kepala Sat Res Narkoba Polrestabes Bandung Ajun Komisaris Besar Mochamad Ngajib, di markas Sat Res Narkoba, Rabu (12/2/2014).

Dari TA, polisi mengamankan satu bungkus putih kertas putih berisi ganja dan 3 linting ganja yang dilapisi kertas papier dan disimpan di dalam kaleng rokok. Saat ditangkap, TA sedang bersama temannya seorang wanita, namun polisi tidak menahan rekannya tersebut. “Setelah kita periksa, hasil tes urinenya negatif. Malah dia tidak tahu kalau (TA) ‘make’,” terang Ngajib.

Menurut polisi, dirinya telah mengisap ganja sejak SMA. Namun, TA yang cukup fasih berbahasa Indonesia ini sempat berkilah bahwa baru menggunakan barang haram itu di Indonesia. Saat ditanya apa alasannya menggunakan ganja, ia menyebut, untuk bersenang-senang saja. “Orang tua ada di kampung (Libya). Tidak tahu saya begini,” katanya.

Saat ini, polisi masih menetapkan dirinya sebagai pemakai, bukan pengedar maupun tersangkut jaringan internasional. Polisi mengenakan Pasal 111 ayat 1 jo. Pasal 127 ayat 1 UU No 35/2009 tentang Narkotika yang ancaman hukumannya 9 tahun penjara.

Mengingat dirinya warga negara asing yang memiliki kekuatan diplomatik, pihak kepolisian telah menghubungi Konsulat Libya di Indonesia terkait tindak pidana yang dilakukan warga negaranya.

Selain mengamankan TA, Sat Res Narkoba Polrestabes Bandung juga menangkap 9 orang lain yang diduga menyalahgunakan narkotik dan obat-obatan terlarang dalam operasi beberapa hari ini. (VIL)

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.