Home » Bandung Raya » Tiga Minggu, 48 Pelaku Kriminal Ditangkap

Tiga Minggu, 48 Pelaku Kriminal Ditangkap

Kepala Polda Jabar Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan memperlihatkan barang bukti yang digunakan pelaku kejahatan, Rabu (22/1/2014). Dalam ekspos yang digelar di Mapolrestabes Bandung, berhasil diungkap 29 kasus kriminal sejak awal tahun. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

Kepala Polda Jabar Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan didampingi Kepala Polrestabes Bandung Komisaris Besar Mashudi memperlihatkan barang bukti yang digunakan pelaku kejahatan, Rabu (22/1/2014). Dalam ekspos yang digelar di Mapolrestabes Bandung, berhasil diungkap 29 kasus kriminal sejak awal tahun. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Sejak awal tahun hingga Senin (20/1/2014), Kepolisian Resor Kota Besar Bandung berhasil mengungkap 29 kasus kejahatan. Dari semua kasus itu, 48 tersangka ditahan, baik di sel Mapolrestabes Bandung maupun Kepolisian Sektor.

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan menyampaikan, kasus yang berhasil diungkap Polrestabes Bandung beserta jajarannya adalah pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), penganiayaan, dan pengeroyokan.

Iriawan merinci untuk curat sendiri yang berhasil diungkap sebanyak 12 kasus dengan 22 tersangka. Selain itu, polisi juga menyita beberapa barang bukti seperti kendaraan bermotor, uang tunai, kartu kredit, dan mobil. “Untuk kasus curas, Polrestabes Bandung mengungkap 8 kasus dengan 11 orang tersangka dengan beberapa barang bukti seperti motor, golok, besi, dompet, dan laptop,” ujar Iriawan dalam ekspos di Mapolrestabes Bandung, Rabu (22/1/2014).

Selain itu, untuk curanmor, 19 kendaraan berhasil disita dari 6 kasus yang melibatkan 8 tersangka. Beberapa barang seperti kunci astag leter T, beberapa mata kunci, dan anak kunci. “Kendaraan roda empat pun berhasil diamankan dengan merk Honda Jazz bernomor polisi D 1167 GT serta satu lembar kuitansi tertanggal 3 Januari,” sambung Iriawan.

Untuk penganiayaan, dituturkan Iriawan, ada satu kasus. Lalu pengeroyokan satu kasus dengan lima tersangka dan barang bukti berupa golok 40 sentimeter dan tiga unit motor. Kasus pengeroyokan sendiri adalah kejadian yang dialami Kepala Polsek Astana Anyar Komisaris Sutorih beberapa waktu lalu.

Iriawan menyebut, upaya maksimal telah dilakukan pihak kepolisian, namun terbukti tindak kriminal tidak hilang sama sekali. “Selama ada manusia pasti ada kejahatan,” ucapnya. (VIL)

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.