Home » Bandung Raya » Penghasilan Rp 100 Ribu/Hari Kurang, Jadi Jambret

Penghasilan Rp 100 Ribu/Hari Kurang, Jadi Jambret

Pelaku penjambretan di kawasan Cicendo berhasil dibekuk pihak Kepolisian Sektor Cicendo. Terdesak kebutuhan sehari-hari, memaksa B, sang pelaku, menjalankan aksi tersebut. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

Pelaku penjambretan di kawasan Cicendo berhasil dibekuk pihak Kepolisian Sektor Cicendo. Terdesak kebutuhan sehari-hari, memaksa B, sang pelaku, menjalankan aksi tersebut. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Beralasan penghasilannya kurang saat bekerja di bengkel, B (26), beralih profesi menjadi seorang penjambret. Menurutnya, penghasilan 100 hingga 150 ribu rupiah perhari tidak cukup untuk membiayai kehidupannya sehari-hari.

Namun, sepak terjang B berakhir usai jajaran Kepolisian Sektor Cicendo membekuknya saat melakukan aksi terakhirnya di Jalan Arjuna, Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, beberapa waktu lalu.

Seperti diterangkan Kepala Polsek Cicendo Komisaris Kokon Sudrajat yang didampingi Kepala Unit Reserse Kriminal Ajun Komisaris Gatot Stia, saat itu pelaku memepet korban yang sedang mengendarai motor bernama Rita. “Saat korban jatuh, pelaku langsung mengambil tas korban dan kabur,” ujar Kokon, di Mapolsek Cicendo, Jumat (27/12).

B sendiri mengaku baru melakukan aksinya satu kali, namun setelah ditanya lebih lanjut, ia menyatakan ini yang ketiga. Sebelumnya, bersama D, dirinya melakukan hal serupa. “Sebenarnya ga punya niat, cuma diajakin orang. Biasanya (korban) perempuan yang lagi sendiri naik motor malam-malam,” ucapnya.

Akibat kejadian tersebut, Rita mengalami kerugian sebesar Rp 4,5 juta. Selain pelaku, polisi juga mengamankan sebuah sepeda motor dan 1 telepon genggam. B dikenakan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dan terancam hukuman penjara maksimal 9 tahun. (VIL)

Komentar

komentar