Home » Hukum » Setyabudi Cs Segera Dituntut

Setyabudi Cs Segera Dituntut

Mantan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Bandung, Setyabudi Tedjocahyono, menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, Kamis (15/8). Setyabudi diduga menerima suap terkait perkara Dana Bantuan Sosial Kota Bandung. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

Mantan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Bandung, Setyabudi Tedjocahyono, menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, Kamis (15/8). Setyabudi diduga menerima suap terkait perkara Dana Bantuan Sosial Kota Bandung. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Sidang suap Dana Bantuan Sosial Kota Bandung segera memasuki tahap akhir. Perkara yang melibatkan mantan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Bandung Setyabudi Tedjocahyono, mantan Kepala Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Bandung Herry Nurhayat, Toto Hutagalung dan Asep Triana, telah usai memeriksa para saksi dan akan meminta keterangan pada para terdakwa, Kamis (14/11) mendatang.

Kemudian, Jaksa Penuntut Umum di Komisi Pemberantasan Korupsi akan segera menuntut Setyabudi cs. “Ya setelah meminta keterangan para terdakwa. 1 minggu lah kita minta waktu (ajukan tuntutan),” terang JPU KPK Ali Fikri usai sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, Kamis (7/11).

Ali sendiri menyatakan sudah tidak akan ada saksi lagi, baik dari pihak penuntut umum maupun kuasa hukum keempat terdakwa. Sidang hari ini sendiri hanya menghadirkan 3 saksi, salah satunya I Gde Pantja Astawa, sebagai saksi a de charge atau meringankan. “Dia diajukan oleh terdakwa Herry Nurhayat. Kalau kita (jaksa) sudah cukup 30 saksi,” imbuh Ali.

Seperti diketahui, KPK menangkap tangan Setyabudi saat menerima uang dari Asep sebesar Rp 150 juta di ruang kerjanya 22 Maret 2013. Uang itu adalah imbalan dalam pengurusan perkara korupsi dana bansos Kota Bandung yang melibatkan 7 terdakwa yang kesemuanya pegawai Pemerintah Kota Bandung. Kasus ini juga menyeret mantan Wali Kota Bandung Dada Rosada serta mantan Sekretaris Daerah Kota Bandung Edi Siswadi. (VIL) 

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.