Home » Hukum » Bupati Tasikmalaya Dilaporkan ke Kejati Jabar

Bupati Tasikmalaya Dilaporkan ke Kejati Jabar

Uu RuzhanulJABARTODAY.COM – BANDUNG

Aliansi Kader Muda Nahdlatul Ulama Kabupaten Tasikmalaya yang terdiri dari GP Ansor, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Tasikmalaya melaporkan Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum dan wakilnya Ade Suganto kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, pengaduan ini terkait dugaan korupsi perjalanan dinas sebesar Rp 902 juta.

“Kami melihat adanya indikasi penyalahgunaan APBD Kabupaten Tasikmalaya tahun anggaran 2012 perihal perjalanan dinas,” ujar Koordinator Aliansi Kader Muda NU Kabupaten Tasikmalaya, Asep Muslim, di kantor Kejati Jabar, Kamis (10/10).

Menurut Asep, adanya dugaan penyalahgunaan APBD ini berdasarkan dari data laporan hasil pemeriksaan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan Jabar. “Biaya digunakan bupati dan wakil bupati Tasikmalaya untuk penginapan, makan minum, dan perjalanan dinas luar daerah ke pemerintah pusat di Jakarta dan Pemprov Jabar di Bandung. Penyalahgunaan anggaran perjalanan dinas itu ada indikasi kerugian keuangan negara sebesar 902 juta rupiah. Dengan adanya temuan itu, kami minta pihak Kejati Jabar mengusut dugaan korupsi tersebut,” beber Asep.

Asep yang datang bersama lima rekannya ini diterima bagian Pidana Khusus Kejati Jabar. “Pihak Kejati Jabar akan menelaah laporan kami ini selama tiga hari sesuai prosedur yang berlaku. Sebagai bukti, tadi kami berikan salinan data dan berkas sesuai temuan BPK. Kami berharap pihak Kejati Jabar menindaklanjuti laporan ini,” ucapnya.

Terkait adanya kabar kalau bupati dan wakil bupati Tasikmalaya mengembalikan uang tersebut dengan cara mencicil, Asep menjawab diplomatis. “Ya seperti maling yang ketahuan, terus dia mengembalikan barang yang diambilnya. Apa itu lolos dari hukum? Tentu tidak. Proses hukum tetap harus dilakukan,” tandas Asep. (VlL)

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.