ojk
Home » Headline » IDR Tembus Rp 14.500 per Dolar AS. Ini Yang Dilakukan TAM

IDR Tembus Rp 14.500 per Dolar AS. Ini Yang Dilakukan TAM

(jabartoday.com/erwin adriansyah)

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Selama beberapa waktu terakhir, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terdepresiasi. Posisi terkini, rupiah menembus Rp 14.500 per dolar AS. Pada Jumat (20/7), rupiah berada pada level Rp 14.520 per dolar AS.

Tentunya, kondisi itu dapat berpengaruh pada hampir seluruh sektor, termasuk industri otomotif. “Memang benar. Terdepresiasinya rupiah dapat berpengaruh pada ekonomi nasional,” tandas Public Relation Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), Rouli Sijabat, Sabtu (21/7).

Rouli meneruskan, sangat mungkin, terdepresiasinya rupiah mendorong harga berbagai komoditi naik. Selain itu, sambungnya, tidak tertutup kemungkinan, perbankan pun  menaikkan suku bunga. Efeknya, ucap dia, daya beli masyarakat berpotensi melemah.

Meski begitu, Rouli menegaskan, pihaknya tidak serta merta melakukan penyesuaian harga jual mobil. Diutarakan, ada beberapa langkah yang pihaknya lakukan berkaitan dengan terdepresiasinya rupiah.

Antara lain, ungkap dia, pihaknya, yang percaya bahwa pemerintah terus melakukan berbagai langkah antisipatif, menerapkan trik wait and see. “Jika dalam 3 bulan rupiah terus melemah, mungkin kami menyesuaikan harga. Tapi, jika masih fluktuatif atau bertahan pada level saat ini, kami tahan harga,” paparnya.

Trik lainnya, beber dia, melakukan efisiensi, misalnya dalam hal produksi. Efisiensi produksi, jelas dia, misalnya, mengurangi pengerjaan produk yang memerlukan biaya banyak, seperti, pemasangan baut, yang sebenarnya dapat dalam 3 tahap, tetapi, saat ini, berlangsung 5 tahap. Namun, efisiensi produksi itu, tegas dia, tidak mengurangi kualitas produk.

Secara overall, kondisi ekonomi tersebut memang dapat berefek pada kinerja penjualan. Semester I, ucapnya, pihaknya memang mencatat pertumbuhan. Akan tetapi, situasi dan tantangan berat, aku Rouli, justru pada semester II. “Ada momentum yang dapat kami maksimalkan untuk menjaga kinerja penjualan, yaitu Gaikindo Indonesia International Auto Show 2018,” tutup dia.  (win) 

Komentar

komentar