Home » Bandung Raya » Evakuasi Argopar yang Anjlok, Butuh Hampir 6 Jam

Evakuasi Argopar yang Anjlok, Butuh Hampir 6 Jam

Petugas mengevakuasi 3 gerbong Argo Parahyangan yang anjlok pada jalur 6, sekitar 50 meter sebelum memasuki peron Stasiun Bandung, Rabu (24/1).
(jabartoday.com/ISTIMEWA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Insiden dan musibah dapat terjadi di mana dan kapan saja serta sulit terprediksi. Salah satunya menimpa rangkaian Argo Parahyangan (Argopar) KA 20 Jakarta-Bandung.
Pada Rabu (24/1) pukul 08.39, rangkaian kereta yang bertolak dari Stasiun Gambir Jakarta pukul 05.05 itu mengalami anjlok. Ironisnya, peristiwa itu terjadi sekitar 30-50 meter sebelum peron dari arah barat, menjelang kereta, yang melaju pada jalur 6 tersebut memasuki Stasiun Bandung. “Benar. Rabu (24/1) sekitar pukul 08.39, Argopar anjlok,” tandas Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, Joni Martinus.
Diutarakan, dalam kejadian itu, 3 rangkaian gerbong mengalami anjlok. Ke-3 gerbong yang keluar rel tersebut, ungkap Joni, adalah gerbong 2,3, dan 4. Joni bersyukur bahwa kejadian itu tidak menimbulkan korban. Seluruh penumpang, tegas Joni, selamat.
Soal keberangkatan, Joni menyatakan, kejadian anjloknya Argopar KA 20 tidak mengganggu jadwal. Menurutnya, jadwal keberangkatan dari Stasiun Bandung tetap normal. Walau begitu, pihaknya langsung bergerak cepat mengevakuasi Argopar yang anjlok itu.
Pihaknya, ungkap Joni, membutuhkan waktu hampir 6 jam untuk mengevakuasi 3 gerbong yang anjlok. “Alhamdulillah, pukul 14.00, ke-3 gerbong terevakuasi. Kami mohon maaf atas adanya kejadian ini,” tutup Joni.  (win)

Komentar

komentar