Home » Bandung Raya » Sang Legenda Ramaikan Bursa Nahkoda Kota Bandung

Sang Legenda Ramaikan Bursa Nahkoda Kota Bandung

The Persib legend, Ajat Sudrajat (kiri), maju sebagai Calon Wakil Walikota Bandung, periode 2018-2023, mendampingi Sivariyadi Rahman (kanan) dalam Pemilihan Walikota Bandung 2018 melalui jalur independen.
(jabartoday.com/erwin adriansyah)

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Pada era 1980-1990, dunia sepak bola nasional, khususnya, Persib, memiliki seorang striker jempolan bertalenta dan berteknik tinggi. Ajat Sudarajat namanya. Kepiawaian pemain bernomor punggung 10 itu dalam hal menggocek si kulit bundar sukses mengantarkan Pangeran Biru menjadi jawara Perserikatan 1986 dan 1990.

Mundur sebagai punggawa Maung Bandung, Ajat bergabung dengan Mastrans Bandung Raya. Lagi-lagi, Ajat sukses mempersembahkan gelar Liga Indonesia (Ligina) 2.

Kini, setelah dua dekade lebih gantung sepatu, Ajat kembali muncul. Kemunculannya ini bukan sebagai pemain atau coach sebuah tim, melainkan turut mrramaikan pentas politik Kota Bandung. Ajat, yang berpasangan dengan Silvariyadi Rahman, ikut bersaing dalam ajang Pemilihan Walikota Bandung 2018, sebagai pasangan independen.

“Saya tertarik karena Kang Silva (Silvariyadi Rahman) memiliki gagasan dan komitmen kuat untuk memajukan Kota Bandung melalui pola keberpihakan pada masyarakat,” tandas Ajat, di Jalan Riau 88 Bandung, akhir pekan kemarin.

Ajat mengungkapkan, ada hal lain yang menggelitiknya untuk tampil sebagai pasangan Calon Walikota-Wakil Walikota Bandung. Kesejahteraan para mantan atlet dan pelaku seni budaya, ungkapnya, yang membuatnya tergerak.

Menurutnya, sejauh ini, tidak sedikit para mantan atlet, apa pun cabang olah raganya, dan pelaku seni budaya, yang kondisinya memprihatinkan dan kurang mendapat perhatian pemerintah. Padahal, kata pemain seangkatan Iwan Sunarya, mendiang Sukowiyono, dan Adeng Hudaya ini, saat masa jaya, para atlet itu mengharumkan nama daerah, tidak hanya Kota Bandung, tetapi pada level yang lebih tinggi lagi.

“Mereka punya jasa besar. Sudah selayaknya mendapat perhatian. Sayamg, sejauh ini, perhatian pemerintah kepada para mantan atlet kurang maksimal,” paparnya.

Silvariyadi Rahman, menambahkan, dasar lain yang mendorongnya maju dalam Pemilihan Walikota Bandung yaitu masih banyaknya infrastruktur dasar, seperti yang berkaitan dengan sampah, yang perlu pembenahan. “Kami pun ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui skema ekonomi kerakyatan,” serunya.

Silva menuturkan, salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi Kota Bandung, pihaknya siap membuka 171 ribu lapangan pekerjaan. Tidak itu saja, tegasnya, pihaknya pun berkimitmen untuk memajukan sektor usaha mikro, kecil, menengah (UMKM). (win)

 

Komentar

komentar