Home » Headline » Atap Jerami, Sebabkan Api Merambat ke RM Ampera

Atap Jerami, Sebabkan Api Merambat ke RM Ampera

Si jago melalap sejumlah bangunan di Jalan Soekarno Hatta, Selasa (17/1). Angin menyebabkan api dengan cepat merembet.

JABARTODAY.COM – BANDUNG Toko perajin rotan di Rancabolang, Jalan Soekarno Hatta No 619 RT 05/02, Kelurahan Manjahlega, Kecamatan Rancasari, hangus terbakar, Selasa (17/1). Kobaran api dari toko tersebut membakar Rumah Makan Ampera, yang berada tepat di sebelahnya.

Dalam peristiwa itu, ada dua orang mengalami luka bakar. Yakni, Ali, pegawai toko mebel rotan asal Cirebon, yang juga saksi yang pertama kali melihat sumber api,  mengalami luka bakar di bagian tangan dan kaki. Serta, seorang petugas Damkar, Asep Suryana, yang berusaha mengendalikan api saat kebakaran berlangsung. Keduanya sudah dibawa ke Rumah Sakit Al-Islam untuk mendapatkan perawatan medis,” tutur Kepala Bidang Pemadaman Kebakaran Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Kota Bandung A. Kurnia.

Kurnia menyebutkan, dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui bahwa kebakaran bermula saat saksi Haryono (22), pegawai toko rotan menyalakan kompor. Tak jauh dari lokasi, pegawai lainnya, Ali (27) membuka botol tinner. Akibatnya, api segera menyambar. Kebakaran merembet dengan cepat karena banyaknya material mudah terbakar di lokasi kejadian. Api yang tak bisa dikendalikan merambat ke bangunan di sebelahnya, yaitu Rumah Makan Ampera.

Untuk mengendalikan api, Kurnia menyebutkan, DPPK Kota Bandung menerjunkan 22 unit kendaraan pancar dan 1 unit kendaraan Rescue. Terdampak peristiwa kebakaran itu, Arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian terhambat, dan menimbulkan antrian panjang. Sementara, kerugian materiil masih belum bisa ditaksir.

Di tempat terpisah, Kepala UPT DPPK Bandung Timur M. Yusuf, yang dihubungi Jabartoday, membenarkan, peristiwa itu. Bahkan, Yusup menyebutkan api menjalar ke beberapa bangunan semi permanen, diantaranya perajin rotan, bengkel ban dan velg mobil, warung nasi, material kayu, serta RM Ampera.

Kemudian, api tersebut merembet cepat ke bahan rotan-rotan, serta barang mebel lainnya, sehingga api semakin membesar, lalu membakar ke samping dan belakang hingga RM Ampera yang materialnya mudah terbakar. “Atap RM Ampera dari jerami dan bangunan sebagian besar dari bahan kayu. Maka, luas area yang terbakar pun mencapai kurang lebih 5.000 meter persegi,” imbuh Yusup. (koe)

Komentar

komentar